Soal TIU Kedinasan 2026 menjadi salah satu materi penting yang perlu dikuasai calon taruna, praja, dan mahasiswa sekolah kedinasan menjelang Seleksi Kompetensi Dasar. Tahun ini, TIU terdiri atas 35 soal dan memiliki nilai maksimal 175.
Pemerintah menetapkan nilai ambang batas TIU sebesar 80 melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026. Setiap jawaban TIU yang benar bernilai 5, sementara jawaban salah atau tidak dijawab mendapatkan nilai 0.
SKD Sekolah Kedinasan 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung menggunakan CAT BKN pada 22 September–7 Oktober 2026. Artinya, waktu persiapan peserta sudah sangat dekat dan latihan dengan batas waktu menjadi semakin penting.
Baca juga Soal TIU SKD 2026 Lengkap dengan Contoh Soal, Materi, dan Passing Grade Terbaru
Jumlah Soal TIU Kedinasan 2026 dan Passing Grade

Ketentuan SKD 2026 telah ditetapkan pemerintah. Total ujian terdiri atas 110 soal yang dikerjakan selama 100 menit, yaitu 30 soal TWK, 35 soal TIU, dan 45 soal TKP.
| Komponen | Jumlah Soal | Passing Grade | Nilai Maksimal |
|---|---|---|---|
| TWK | 30 | 65 | 150 |
| TIU | 35 | 80 | 175 |
| TKP | 45 | 156 | 225 |
| Total | 110 | — | 550 |
Karena satu jawaban benar TIU bernilai 5, secara matematis peserta membutuhkan minimal 16 jawaban benar untuk mendapatkan nilai 80.
Namun, mengejar tepat 80 cukup berisiko. Peserta sebaiknya menargetkan skor latihan lebih tinggi agar memiliki ruang ketika menemui soal yang sulit.
Apa Saja yang Perlu Dilatih dalam Soal TIU?
Latihan TIU dapat dibagi menjadi kemampuan verbal, numerik, logika, analitis, dan pengenalan pola. Bentuk latihannya antara lain analogi, silogisme, hubungan kata, deret angka, perbandingan kuantitatif, aritmetika, soal cerita, serta penalaran berdasarkan beberapa kondisi.
JadiSekdin juga menyediakan latihan yang dikelompokkan menjadi TIU Numerik Deret Angka, Berhitung, Soal Cerita, Perbandingan Kuantitatif, Figural Analogi, Figural Ketidaksamaan, Figural Serial, Verbal Analogi, Silogisme, dan Analitis.
Contoh soal di bawah merupakan simulasi independen, bukan soal asli, bocoran, ataupun salinan bank soal CAT BKN.
Baca juga Contoh Soal SKD Kedinasan 2026, TWK, TIU, TKP dan Pembahasan
35 Contoh Soal TIU Kedinasan 2026
Berikut kode HTML 35 soal yang bisa langsung dimasukkan ke Custom HTML WordPress.
- Pesan
- Akses
- Komputer
- Kode
- Jaringan
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Akses
Kunci digunakan untuk memperoleh akses melalui pintu, sedangkan sandi digunakan untuk memperoleh akses ke suatu sistem atau akun.
- Dapat dipercaya
- Mudah berubah
- Tertutup
- Berlebihan
- Tidak pasti
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Dapat dipercaya
Kredibel berarti memiliki kualitas yang membuat sesuatu atau seseorang dapat dipercaya.
- Luas
- Agresif
- Kontraktif
- Progresif
- Produktif
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Kontraktif
Ekspansif mengarah pada perluasan, sedangkan kontraktif mengarah pada penyempitan atau pengurangan.
- Data
- Warna
- Angka
- Tabel
- Kertas
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Data
Peta menyajikan representasi wilayah, sedangkan diagram menyajikan representasi data.
- Tambahan
- Pokok
- Rumit
- Sementara
- Terbatas
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Pokok
Esensial berarti sangat penting, mendasar, atau bersifat pokok.
- Laporan keuangan
- Surat
- Peraturan
- Pajak
- Dokumen pribadi
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Laporan keuangan
Editor memeriksa naskah, sedangkan auditor melakukan pemeriksaan terhadap laporan atau catatan keuangan.
- 99
- 115
- 123
- 131
- 135
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. 131
Selisihnya adalah 4, 8, 16, 32. Selisih berikutnya 64, sehingga 67 + 64 = 131.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 3
Setiap angka dibagi 2. Maka setelah 6 adalah 3.
- 40
- 43
- 46
- 48
- 50
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 46
Selisihnya +3, +6, +9, +12. Selisih berikutnya +15 sehingga 31 + 15 = 46.
- 6
- 8
- 9
- 10
- 12
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 9
Pola deret membagi setiap bilangan dengan 2.
- Rp6.000
- Rp7.000
- Rp8.000
- Rp9.000
- Rp10.000
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rp8.000
Dua buku = Rp30.000. Sisa untuk tiga pulpen = Rp24.000. Maka satu pulpen = Rp8.000.
- 20%
- 22%
- 25%
- 28%
- 30%
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 25%
Kenaikan = 16. Persentase kenaikan = 16 ÷ 64 × 100% = 25%.
- Rp270.000
- Rp300.000
- Rp330.000
- Rp360.000
- Rp390.000
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rp330.000
Selisih bagian = 3. Satu bagian = Rp90.000 ÷ 3 = Rp30.000. Jumlah bagian = 11, sehingga total = 11 × Rp30.000 = Rp330.000.
- 86
- 88
- 90
- 92
- 94
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. 92
Total awal = 6 × 78 = 468. Total baru = 7 × 80 = 560. Nilai tambahan = 560 − 468 = 92.
- 50 km/jam
- 55 km/jam
- 60 km/jam
- 65 km/jam
- 70 km/jam
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 60 km/jam
2 jam 30 menit = 2,5 jam. Kecepatan = 150 ÷ 2,5 = 60 km/jam.
- 72
- 78
- 80
- 84
- 90
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: D. 84
Bilangan = 70 × 6 ÷ 5 = 84.
- 20
- 22
- 24
- 26
- 28
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 24
5x = 60 sehingga x = 12. Maka 2x = 24.
- 7 hari
- 8 hari
- 9 hari
- 10 hari
- 11 hari
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 9 hari
Total beban pekerjaan = 12 × 15 = 180 hari-orang. Dengan 20 orang, waktu = 180 ÷ 20 = 9 hari.
- 10%
- 12%
- 15%
- 18%
- 20%
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 15%
Keuntungan = Rp54.000. Persentase = Rp54.000 ÷ Rp360.000 × 100% = 15%.
- 12.15
- 12.25
- 12.35
- 12.45
- 12.55
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 12.35
09.40 + 2 jam = 11.40, lalu tambah 55 menit menjadi 12.35.
- Semua peserta kelompok A mendapat nilai di atas 90
- Sebagian kelompok A pasti mendapat nilai di atas 90
- Semua peserta kelompok A mengikuti simulasi
- Semua peserta simulasi berasal dari kelompok A
- Tidak ada peserta kelompok A mendapat nilai di atas 90
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C.
Hanya pernyataan bahwa semua peserta kelompok A mengikuti simulasi yang secara langsung dijamin oleh premis.
- Server aktif
- Server tidak aktif
- Sistem sedang diperbaiki
- Internet mati
- Pengguna salah memasukkan sandi
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Server tidak aktif
Bentuk logikanya adalah modus tollens: jika P maka Q, tidak Q, maka tidak P.
- Bimo pasti terlambat
- Bimo tidak terlambat
- Bimo datang paling awal
- Bimo adalah panitia
- Tidak dapat diketahui
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. Bimo tidak terlambat
Jika semua yang terlambat tidak boleh masuk, sedangkan Bimo boleh masuk, maka Bimo bukan termasuk peserta terlambat.
- Lina
- Dita
- Rani
- Siska
- Tidak dapat ditentukan
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rani
Urutannya adalah Rani > Lina > Dita > Siska.
- Q – P – S – R
- P – Q – R – S
- S – P – R – Q
- R – S – P – Q
- Q – S – R – P
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. S – P – R – Q
P berada sebelum Q dan R berada setelah S. Urutan tersebut memenuhi kedua ketentuan.
- 40
- 42
- 44
- 46
- 48
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 44
Gunakan rumus gabungan: 32 + 27 − 15 = 44 peserta.
- P > Q
- P < Q
- P = Q
- P = 2Q
- Tidak dapat ditentukan
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. P = Q
P = 72. Q = 4/9 × 162 = 72.
- 196 cm²
- 225 cm²
- 256 cm²
- 289 cm²
- 324 cm²
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 256 cm²
Sisi = 64 ÷ 4 = 16 cm. Luas = 16 × 16 = 256 cm².
- Rp2.480.000
- Rp2.500.000
- Rp2.520.000
- Rp2.540.000
- Rp2.560.000
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rp2.520.000
5% × Rp2.400.000 = Rp120.000. Total menjadi Rp2.520.000.
- 1/10
- 1/5
- 3/10
- 2/5
- 1/2
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: B. 1/5
Total kartu 10. Kartu hijau 2, sehingga peluang = 2/10 = 1/5.
- Y
- Z
- A
- B
- C
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. A
Perpindahan huruf adalah +3, +4, +5, +6, lalu +7. T adalah huruf ke-20. Ditambah 7 menjadi posisi 27, kembali ke A.
- Rp56.000
- Rp60.000
- Rp63.000
- Rp66.000
- Rp70.000
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. Rp63.000
Harga satu botol = Rp108.000 ÷ 12 = Rp9.000. Harga 7 botol = Rp63.000.
- Andi
- Beni
- Candra
- Dimas
- Tidak dapat ditentukan
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. Andi
Urutan yang dapat dibentuk adalah Andi, Dimas, lalu Beni dan Candra setelah Dimas. Maka Andi paling awal.
- 4 jam
- 4 jam 30 menit
- 4 jam 48 menit
- 5 jam
- 5 jam 30 menit
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: C. 4 jam 48 menit
Kecepatan bersama = 1/8 + 1/12 = 5/24 pekerjaan per jam. Waktu = 24/5 = 4,8 jam atau 4 jam 48 menit.
- V – R – S – T – U
- R – V – S – T – U
- V – S – R – U – T
- S – V – R – T – U
- V – R – T – S – U
Lihat Jawaban dan Pembahasan
Jawaban: A. V – R – S – T – U
Dari informasi: V lebih tinggi dari R, R lebih tinggi dari S, S lebih tinggi dari T, dan T lebih tinggi dari U.
Berapa Soal TIU yang Harus Benar?
Nilai ambang batas umum TIU adalah 80, sedangkan jawaban benar bernilai 5. Karena itu, 16 jawaban benar menghasilkan nilai tepat 80.
Tetapi passing grade bukan target ideal latihan. Mendapat nilai di atas batas minimum memberikan ruang lebih aman apabila peserta salah menghitung atau menemui soal yang membutuhkan waktu panjang.
Sebagai gambaran, 20 jawaban benar menghasilkan nilai 100, 25 benar menghasilkan 125, 30 benar menghasilkan 150, dan seluruh 35 soal benar menghasilkan nilai maksimal 175.
Strategi Mengerjakan TIU dalam CAT BKN

SKD tidak menyediakan 100 menit khusus untuk TIU. Durasi 100 menit digunakan untuk seluruh 110 soal TWK, TIU, dan TKP.
Karena itu, peserta perlu mengontrol waktu. Soal analogi atau perhitungan sederhana yang langsung diketahui jawabannya dapat dikerjakan lebih dahulu. Untuk soal numerik panjang atau analitis yang belum menemukan pola, peserta dapat beralih sementara ke soal berikutnya.
Latihan dengan sistem timer penting supaya peserta mengetahui berapa lama rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu paket soal.
Jadwal SKD Kedinasan 2026
BKN menetapkan SKD Sekolah Kedinasan 2026 dilaksanakan pada 22 September–7 Oktober 2026 menggunakan CAT BKN. BKN juga menyiapkan 36 titik lokasi untuk mendukung pelaksanaan SKD di berbagai daerah.
Setelah SKD, pengolahan nilai dijadwalkan pada 27 September–10 Oktober 2026, sementara hasil SKD diumumkan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.
Portal Resmi Sekolah Kedinasan 2026
Peserta dapat memantau proses Seleksi Sekolah Kedinasan melalui:
Portal SSCASN saat ini menyediakan bagian khusus Seleksi Sekolah Kedinasan 2026.
Peserta tetap perlu memeriksa situs resmi instansi sekolah kedinasan yang dilamar karena jadwal sesi, titik lokasi, ketentuan peserta, dan seleksi lanjutan dapat berbeda.
Baca juga Try Out SKD Kedinasan Gratis untuk Latihan TWK, TIU, dan TKP
Mini FAQ
Berapa jumlah soal TIU Kedinasan 2026?
TIU pada SKD Sekolah Kedinasan 2026 terdiri atas 35 soal.
Berapa passing grade TIU Kedinasan 2026?
Nilai ambang batas TIU untuk ketentuan umum adalah 80 berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026.
Berapa nilai maksimal TIU Kedinasan?
Nilai maksimal TIU adalah 175 karena terdapat 35 soal dan setiap jawaban benar bernilai 5.
Berapa soal TIU yang harus benar agar mendapat nilai 80?
Secara matematis dibutuhkan minimal 16 jawaban benar karena 16 dikali 5 menghasilkan nilai 80.
Apakah soal di artikel ini merupakan soal asli CAT BKN?
Tidak. Seluruh contoh soal merupakan simulasi latihan independen dan bukan soal asli, bocoran, atau salinan bank soal CAT BKN.
Kapan SKD Sekolah Kedinasan 2026?
SKD Sekolah Kedinasan 2026 dijadwalkan berlangsung pada 22 September sampai 7 Oktober 2026 menggunakan CAT BKN.
Ringkasan
Soal TIU Kedinasan 2026 berjumlah 35 soal dengan nilai maksimal 175. Nilai ambang batas umum yang harus dicapai adalah 80, sedangkan setiap jawaban benar bernilai 5 dan jawaban salah atau kosong bernilai 0. Ketentuan tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026.
SKD secara keseluruhan terdiri atas 110 soal dalam 100 menit dan dijadwalkan berlangsung pada 22 September–7 Oktober 2026. Oleh karena itu, peserta dapat menggunakan 35 contoh soal di atas untuk melatih kemampuan verbal, numerik, logika, dan analitis sekaligus membiasakan diri mengerjakan soal dengan batas waktu.
Untuk latihan TIU, TWK, dan TKP yang lebih banyak, peserta dapat mengakses https://app.jadisekdin.id/soal-kedinasan.
Sumber Referensi
- Kementerian PANRB, 16 September 2026
- Keputusan Menteri PANRB Nomor 406 Tahun 2026
- Peraturan Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2026
- Badan Kepegawaian Negara (BKN), 15 Agustus 2026
- Badan Kepegawaian Negara (BKN), 2 September 2026




