Pertanyaan IPDN Jakarta jurusan apa saja sering muncul karena IPDN memiliki Kampus Pusat Jatinangor sekaligus Kampus Jakarta di Cilandak. Dalam istilah resmi IPDN, sebutan yang digunakan bukan jurusan, melainkan program studi (prodi). Kampus Jakarta merupakan bagian dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri.
Publikasi resmi IPDN Kampus Jakarta tahun 2026 menunjukkan Praja Angkatan XXXV Program Sarjana Terapan menjalani kegiatan akademik di kampus tersebut. Prodi yang secara eksplisit tercantum dalam publikasi terbaru antara lain Kebijakan Publik, Keuangan Publik, dan Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Program Studi yang Terdata di IPDN Kampus Jakarta

Berdasarkan berita resmi Yudisium Kenaikan Tingkat Praja Angkatan XXXV IPDN Kampus Jakarta pada 31 Juli 2026, terdapat beberapa nama program studi yang secara langsung disebut dalam kegiatan tersebut.
| Program Studi | Fakultas |
|---|---|
| Kebijakan Publik | Fakultas Politik Pemerintahan |
| Keuangan Publik | Fakultas Manajemen Pemerintahan |
| Praktik Perpolisian Tata Pamong | Fakultas Perlindungan Masyarakat |
Keberadaan Keuangan Publik di Kampus Jakarta juga kembali dikonfirmasi melalui kegiatan akademik Praja Madya Semester V pada September 2026. Kegiatan tersebut diikuti Praja Program Studi Keuangan Publik kelas F1, F2, F3, dan F4 di IPDN Kampus Jakarta.
Perlu dicatat, daftar ini merupakan prodi yang secara eksplisit terkonfirmasi dalam publikasi terbaru Kampus Jakarta, bukan pernyataan bahwa hanya tiga prodi tersebut yang dapat diselenggarakan IPDN secara keseluruhan.
Baca Juga: Contoh Soal SKD CPNS dan Pembahasan TWK, TIU, TKP Lengkap
Kebijakan Publik
Program Studi Kebijakan Publik merupakan bagian dari Fakultas Politik Pemerintahan. Dalam situs fakultas resmi IPDN, prodi ini tercatat pada jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan dan memiliki akreditasi Unggul.
Bidang yang dipelajari berkaitan dengan:
- perumusan kebijakan publik;
- implementasi kebijakan;
- analisis kebijakan;
- evaluasi kebijakan;
- penyelenggaraan pemerintahan pusat dan daerah.
Program ini diarahkan agar praja memahami bagaimana suatu kebijakan pemerintah dirancang, diterapkan, dianalisis, dan dievaluasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Dalam Yudisium Praja Angkatan XXXV IPDN Kampus Jakarta tahun 2026, Program Studi Kebijakan Publik disebut sebagai salah satu program studi praja yang mengikuti kegiatan tersebut.
Keuangan Publik
Program Studi Keuangan Publik berada di bawah Fakultas Manajemen Pemerintahan. Situs resmi fakultas menjelaskan bahwa prodi ini berfokus pada pengelolaan keuangan sektor pemerintahan.
Beberapa bidang yang dipelajari antara lain:
- perencanaan anggaran;
- akuntansi pemerintahan;
- pengelolaan keuangan publik;
- audit keuangan;
- tata kelola keuangan pemerintah.
Kurikulum Keuangan Publik juga mencakup pengelolaan keuangan daerah dan analisis kebijakan fiskal.
Keberadaan prodi ini di Kampus Jakarta dapat dikonfirmasi secara langsung melalui berita resmi IPDN tanggal 3 September 2026. Sebanyak 70 Praja Madya Program Studi Keuangan Publik Semester V mengikuti kegiatan Budaya Akademik mengenai Pengelolaan Aset Daerah di Kampus Jakarta.
Praktik Perpolisian Tata Pamong

Program Studi Praktik Perpolisian Tata Pamong berada di bawah Fakultas Perlindungan Masyarakat IPDN. Program ini merupakan jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.
Pembelajarannya berfokus pada:
- perpolisian tata pamong;
- ketenteraman dan ketertiban umum;
- perlindungan masyarakat;
- penyelenggaraan pemerintahan daerah;
- pelayanan kepada masyarakat.
Bidang tersebut berkaitan erat dengan pelaksanaan fungsi pemerintah daerah dalam menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.
Publikasi resmi Yudisium Praja Angkatan XXXV di Kampus Jakarta juga mencantumkan Praja dari Program Studi Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Baca Juga: Pengumuman Administrasi IPDN 2026 Sudah Keluar, Cek Hasil dan Jadwal SKD
Daftar Program Studi IPDN Secara Keseluruhan
Selain prodi yang disebut dalam publikasi Kampus Jakarta, IPDN secara institusi memiliki 10 program Sarjana Terapan yang tersebar dalam tiga fakultas. Daftar 10 prodi tersebut juga tercantum dalam kegiatan sertifikasi LSP IPDN tahun 2026.
Fakultas Politik Pemerintahan
- Politik Indonesia Terapan
- Kebijakan Publik
- Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
Situs Fakultas Politik Pemerintahan masih mencantumkan ketiga prodi tersebut sebagai program studi aktif.
Fakultas Manajemen Pemerintahan
- Administrasi Pemerintahan Daerah
- Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
- Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
- Keuangan Publik
Keempatnya tercantum pada portal resmi Fakultas Manajemen Pemerintahan IPDN.
Fakultas Perlindungan Masyarakat
- Praktik Perpolisian Tata Pamong
- Studi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
- Manajemen Keamanan dan Keselamatan Publik
Ketiga program tersebut tercantum pada portal Fakultas Perlindungan Masyarakat.
Daftar 10 program studi di atas adalah daftar prodi IPDN secara keseluruhan, sehingga jangan langsung mengartikan seluruhnya selalu ditempatkan di Kampus Jakarta pada setiap angkatan.
Lokasi IPDN Jakarta dan Penerimaan Calon Praja
IPDN Kampus Jakarta beralamat di Jalan Ampera Raya No. 1, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12560. Kampus ini merupakan bagian dari IPDN dengan Kampus Pusat berada di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.
Untuk penerimaan calon praja tahun 2026, pendaftaran dilakukan melalui SSCASN dengan memilih instansi IPDN, kemudian peserta mengikuti mekanisme Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP). Portal resmi SPCP 2026 tidak menyebut proses pendaftaran sebagai pendaftaran terpisah khusus “IPDN Jakarta”.
Link resmi yang dapat digunakan:
Website Resmi IPDN Kampus Jakarta:
https://jakarta.ipdn.ac.id/
Portal Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN:
https://spcp.ipdn.ac.id/
Karena itu, calon peserta sebaiknya membedakan antara lokasi kampus pendidikan dan proses pendaftaran calon praja IPDN.
10 Contoh Soal SKD IPDN
Dalam rangkaian Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN, peserta yang memenuhi ketentuan administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar menggunakan CAT BKN. Materi SKD terdiri dari TWK, TIU, dan TKP.
Berikut 10 contoh soal ilustratif untuk memberikan gambaran bentuk kemampuan yang berkaitan dengan materi SKD. Soal berikut bukan soal asli, bocoran, ataupun bank soal resmi BKN.
Contoh Soal TWK – Integritas
Seorang pegawai mengetahui rekannya mengubah data laporan agar hasil pekerjaan terlihat mencapai target. Tindakan yang paling sesuai adalah …
- A. Membiarkannya karena bukan tanggung jawabnya
- B. Membantu mengubah data agar lebih rapi
- C. Menyampaikan temuan melalui mekanisme yang berlaku
- D. Menyebarkan informasi kepada seluruh pegawai
- E. Menghapus laporan tersebut
Jawaban: C
Pembahasan:
Integritas berkaitan dengan kejujuran, tanggung jawab, dan konsistensi menjalankan ketentuan yang berlaku.
Contoh Soal TWK – Nasionalisme
Sikap yang paling mencerminkan nasionalisme dalam masyarakat yang beragam adalah …
- A. Mengutamakan kelompok sendiri
- B. Membatasi hubungan dengan kelompok berbeda
- C. Menghargai keberagaman dan menjaga persatuan
- D. Menganggap budaya sendiri paling unggul
- E. Menghindari kegiatan bersama
Jawaban: C
Pembahasan:
Nasionalisme menempatkan kepentingan bangsa dan persatuan dengan tetap menghargai keberagaman masyarakat.
Contoh Soal TWK – Pancasila
Dalam rapat terjadi perbedaan pendapat antaranggota. Sikap yang sesuai dengan nilai Pancasila adalah …
- A. Memaksakan pendapat mayoritas
- B. Menghentikan rapat
- C. Mengutamakan musyawarah untuk memperoleh kesepakatan
- D. Membiarkan satu orang menentukan keputusan
- E. Mengabaikan pendapat yang berbeda
Jawaban: C
Pembahasan:
Musyawarah merupakan salah satu penerapan nilai demokrasi Pancasila dalam pengambilan keputusan bersama.
Contoh Soal TIU – Deret Angka
Perhatikan deret berikut:
6, 12, 24, 48, 96, …
- A. 144
- B. 168
- C. 180
- D. 192
- E. 200
Jawaban: D. 192
Pembahasan:
Setiap angka dikalikan 2.
96 × 2 = 192.
Contoh Soal TIU – Perbandingan
Perbandingan jumlah peserta kelompok A dan B adalah 2 : 3. Jika jumlah seluruh peserta 250 orang, berapa jumlah peserta kelompok A?
- A. 80
- B. 90
- C. 100
- D. 120
- E. 150
Jawaban: C. 100
Pembahasan:
2 + 3 = 5
2/5 × 250 = 100
Jadi, jumlah peserta kelompok A adalah 100 orang.
Contoh Soal TIU – Analogi
Hakim : Pengadilan = Guru : …
- A. Buku
- B. Sekolah
- C. Murid
- D. Pendidikan
- E. Pelajaran
Jawaban: B. Sekolah
Pembahasan:
Hakim menjalankan profesinya di pengadilan, sedangkan guru menjalankan profesinya di sekolah.
Contoh Soal TIU – Penalaran Logis
Semua Praja kelompok A telah mengikuti pemeriksaan. Raka merupakan Praja kelompok A.
Kesimpulan yang tepat adalah …
- A. Raka belum mengikuti pemeriksaan
- B. Raka telah mengikuti pemeriksaan
- C. Semua peserta pemeriksaan merupakan Praja kelompok A
- D. Raka adalah ketua kelompok
- E. Tidak dapat disimpulkan
Jawaban: B
Pembahasan:
Jika seluruh Praja kelompok A telah mengikuti pemeriksaan dan Raka termasuk kelompok A, maka Raka telah mengikuti pemeriksaan.
Contoh Soal TKP – Pelayanan Publik
Seorang masyarakat datang meminta informasi tetapi belum memahami prosedur pelayanan. Sikap yang paling sesuai adalah …
- A. Memintanya membaca aturan sendiri
- B. Menjelaskan prosedur secara jelas sesuai ketentuan
- C. Memintanya datang kembali
- D. Mengabaikannya karena antrean panjang
- E. Mengarahkannya ke tempat lain tanpa penjelasan
Pilihan paling sesuai: B
Pembahasan:
Memberikan informasi yang jelas dengan tetap mengikuti prosedur mencerminkan orientasi pelayanan publik.
Contoh Soal TKP – Kerja Sama
Anda tergabung dalam tim dengan anggota dari berbagai daerah dan muncul perbedaan pendapat. Tindakan yang paling sesuai adalah …
- A. Memaksakan pendapat pribadi
- B. Mengikuti pendapat anggota yang paling senior
- C. Mendengarkan semua pandangan dan mencari kesepakatan
- D. Menghindari diskusi
- E. Meminta anggota yang berbeda pendapat keluar dari tim
Pilihan paling sesuai: C
Pembahasan:
Menghargai pandangan berbeda dan mencari kesepakatan mendukung kerja sama serta kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang beragam.
Contoh Soal TKP – Profesionalisme
Anda memiliki dua tugas dengan tenggat waktu hampir bersamaan. Tindakan yang paling sesuai adalah …
- A. Mengabaikan salah satu tugas
- B. Menunggu sampai mendapat teguran
- C. Menentukan prioritas dan berkoordinasi apabila diperlukan
- D. Memberikan seluruh pekerjaan kepada rekan
- E. Hanya menyelesaikan pekerjaan yang paling mudah
Pilihan paling sesuai: C
Pembahasan:
Menentukan prioritas serta melakukan koordinasi menunjukkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam menyelesaikan pekerjaan.
Catatan: Seluruh 10 contoh soal SKD IPDN di atas bersifat ilustratif. Soal tersebut bukan soal asli, bocoran, maupun bank soal CAT BKN yang digunakan dalam Seleksi Penerimaan Calon Praja IPDN 2026.
Baca Juga: Pasca Sanggah Sekolah Kedinasan 2026, Cek Jadwal Hasil dan Tahap Setelahnya
Mini FAQ
IPDN Jakarta jurusan apa saja?
Berdasarkan publikasi resmi IPDN Kampus Jakarta tahun 2026, program studi yang secara eksplisit disebut pada Praja Angkatan XXXV antara lain Kebijakan Publik, Keuangan Publik, dan Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Apakah IPDN menggunakan istilah jurusan?
Dalam struktur akademik resminya, IPDN menggunakan istilah program studi atau prodi. Program Sarjana Terapan berada di bawah tiga fakultas, yaitu Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat.
Apakah Keuangan Publik ada di IPDN Jakarta?
Ya. Publikasi resmi IPDN Kampus Jakarta pada September 2026 mencatat Praja Madya Angkatan XXXV Program Studi Keuangan Publik Semester V mengikuti kegiatan akademik di Kampus Jakarta.
Berapa jumlah program studi Sarjana Terapan IPDN?
IPDN secara institusi memiliki 10 program Sarjana Terapan yang tersebar dalam tiga fakultas. Namun, daftar tersebut tidak berarti seluruh prodi selalu diselenggarakan di Kampus Jakarta pada setiap angkatan.
Di mana alamat IPDN Kampus Jakarta?
IPDN Kampus Jakarta beralamat di Jalan Ampera Raya No. 1, Cilandak Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, DKI Jakarta 12560.
Apakah pendaftaran IPDN Jakarta dilakukan terpisah?
Penerimaan Calon Praja IPDN 2026 dilakukan melalui portal SSCASN dengan memilih instansi IPDN dan mengikuti rangkaian SPCP. Portal resmi penerimaan dapat diakses melalui spcp.ipdn.ac.id.
Ringkasan
Jika mencari IPDN Jakarta jurusan apa saja, istilah resminya adalah program studi. Berdasarkan publikasi terbaru IPDN Kampus Jakarta tahun 2026, prodi yang secara eksplisit terkonfirmasi dalam kegiatan Praja Angkatan XXXV meliputi Kebijakan Publik, Keuangan Publik, dan Praktik Perpolisian Tata Pamong.
Secara institusi, IPDN memiliki 10 program Sarjana Terapan yang berada di Fakultas Politik Pemerintahan, Fakultas Manajemen Pemerintahan, dan Fakultas Perlindungan Masyarakat. Penempatan pendidikan tidak sebaiknya disimpulkan hanya dari nama prodi karena IPDN memiliki Kampus Jatinangor, Jakarta, serta sejumlah kampus daerah.



