Contoh Pakta Integritas IPDN 2026, Isi, Cara Mengisi, dan Ketentuannya

Contoh Pakta Integritas IPDN 2026, Isi, Cara Mengisi, dan Ketentuannya

Pakta integritas menjadi salah satu dokumen yang perlu diperhatikan calon peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri. Untuk SPCP IPDN 2026, IPDN bahkan menyediakan template Pakta Integritas Tahun 2026 pada halaman resmi seleksi dan menyebut dokumen tersebut diperlukan saat Seleksi Administrasi.

Dokumen ini bukan sekadar surat pernyataan biasa. Melalui pakta integritas, peserta menyatakan kesediaannya mengikuti seluruh proses seleksi secara jujur, tidak melakukan kecurangan, serta menerima konsekuensi apabila melanggar ketentuan. Format resmi 2026 juga memuat identitas calon peserta, tanda tangan orang tua atau wali, tanda tangan calon peserta, serta meterai Rp10.000.

Pada 26 Agustus 2026, pendaftaran online SPCP IPDN 2026 masih berlangsung. Portal resmi IPDN mencantumkan periode pendaftaran melalui SSCASN pada 18–30 Agustus 2026, sementara verifikasi dokumen administrasi berlangsung 18 Agustus–1 September 2026.

Pengertian Pakta Integritas IPDN

Pakta integritas IPDN adalah dokumen pernyataan yang dibuat calon peserta untuk menegaskan komitmennya mengikuti proses seleksi sesuai ketentuan. Dalam format resmi SPCP IPDN 2026, peserta menyatakan kesediaan menjalani seluruh tahapan secara jujur, tertib, dan bertanggung jawab.

Keberadaan dokumen ini juga berkaitan dengan prinsip integritas dalam proses penerimaan. Portal resmi SPCP IPDN mengingatkan bahwa panitia tidak pernah meminta imbalan dan tidak menjamin kelulusan peserta. Dengan demikian, pakta integritas tidak sebaiknya dianggap sebagai dokumen pelengkap yang bisa dibuat sembarangan. Isi, identitas, tanda tangan, dan formatnya perlu mengikuti template yang disediakan panitia.

Baca juga: Strategi Lolos Seleksi Sekdin dengan Mudah

Pakta Integritas IPDN 2026

Untuk seleksi tahun 2026, IPDN menyediakan template resmi dengan judul Pakta Integritas Peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026. Dokumen tersebut tersedia dalam bagian Template Dokumen pada portal SPCP IPDN.

Pada portal yang sama, Pakta Integritas Tahun 2026 secara khusus diberi keterangan bahwa dokumen tersebut diperlukan saat Seleksi Administrasi. Karena itu, calon peserta sebaiknya menggunakan dokumen yang diterbitkan panitia, bukan mengambil format lama dari tahun sebelumnya.

Format resmi hanya terdiri dari satu halaman dan mencakup identitas peserta, pernyataan komitmen, tempat serta tanggal pembuatan surat, tanda tangan orang tua atau wali, tanda tangan calon peserta, dan meterai Rp10.000.

Data yang Harus Diisi

Berdasarkan template resmi IPDN 2026, terdapat sejumlah data calon peserta yang harus dicantumkan.

Data tersebut meliputi:

  • nama;
  • tempat dan tanggal lahir;
  • NIK/KK;
  • jenis kelamin;
  • suku;
  • agama;
  • tinggi badan dan berat badan;
  • alamat lengkap.

Data harus disesuaikan dengan identitas dan dokumen resmi peserta. Hindari menggunakan singkatan atau informasi berbeda dengan data yang tercantum dalam dokumen pendaftaran apabila tidak diminta oleh panitia.

Isi Pernyataan Pakta Integritas

Pakta Integritas IPDN 2026 memuat beberapa komitmen utama yang harus dipahami peserta sebelum menandatanganinya. Intinya, peserta menyatakan akan mengikuti seleksi dengan jujur dan mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

Peserta juga berkomitmen tidak melakukan suap, gratifikasi, intervensi, korupsi, kolusi, maupun nepotisme dengan panitia, pengawas, atau pihak lain yang menjanjikan dapat membantu kelulusan. Jika mengetahui kecurangan atau penyalahgunaan wewenang dalam proses seleksi, peserta menyatakan siap melaporkannya kepada panitia atau pengawas.

Dokumen resmi tersebut juga menegaskan konsekuensi terhadap pemalsuan identitas atau dokumen, pemberian keterangan palsu, serta tindakan curang. Peserta dapat didiskualifikasi apabila terbukti melakukan pelanggaran tersebut.

Ada pula pernyataan mengenai peserta yang telah dinyatakan lulus sebagai Calon Praja. Dalam format 2026, peserta menyatakan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus. Apabila mengundurkan diri, terdapat konsekuensi sebagaimana tercantum dalam pakta integritas resmi.

Contoh Pakta Integritas IPDN

Berikut contoh pengisian yang disusun mengikuti struktur dokumen resmi IPDN 2026. Contoh ini hanya digunakan untuk membantu memahami cara pengisian, bukan untuk menggantikan template resmi dari panitia.

PAKTA INTEGRITAS
PESERTA SELEKSI PENERIMAAN CALON PRAJA IPDN TAHUN 2026

Nama: Andi Pratama
Tempat/Tanggal Lahir: Bandung, 12 Februari 2007
NIK/KK: [isi sesuai dokumen resmi]
Jenis Kelamin: Laki-laki
Suku: [isi sesuai data peserta]
Agama: [isi sesuai data peserta]
Tinggi Badan/Berat Badan: 170 cm/62 kg
Alamat Lengkap: [isi alamat lengkap]

Saya menyatakan siap mengikuti seluruh proses SPCP IPDN 2026 secara jujur dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Saya tidak akan melakukan tindakan suap, gratifikasi, intervensi, korupsi, kolusi, nepotisme, pemalsuan dokumen, maupun kecurangan selama seleksi.

Saya juga bersedia melaporkan apabila mengetahui adanya penyimpangan dalam proses seleksi serta menerima konsekuensi apabila terbukti memberikan data palsu atau melakukan pelanggaran.

[Kota], [Tanggal] 2026

Mengetahui,
Orang Tua/Wali
[Tanda Tangan dan Nama]

Calon Peserta
[Meterai Rp10.000]
[Tanda Tangan dan Nama]

Redaksi contoh di atas sengaja diringkas. Saat mengirim dokumen pendaftaran, peserta tetap perlu menggunakan template Pakta Integritas Tahun 2026 yang disediakan IPDN karena formulir resminya mempunyai redaksi dan tata letak yang telah ditentukan panitia.

Baca juga: Strategi Belajar Sukses untuk Seleksi Sekdin

Cara Mengisi Pakta Integritas IPDN

Langkah pertama adalah mengambil template yang disediakan pada bagian Template Dokumen SPCP IPDN 2026. Pastikan dokumen yang digunakan benar-benar bertuliskan tahun 2026 agar tidak tertukar dengan format tahun sebelumnya.

Isi identitas secara lengkap dan sesuai dokumen resmi. Nama, tanggal lahir, NIK atau KK, serta informasi lainnya sebaiknya diperiksa kembali sebelum dokumen ditandatangani. Bagian pernyataan pada template resmi tidak perlu diubah dengan redaksi buatan sendiri. Peserta cukup memahami seluruh isinya kemudian melengkapi bagian yang memang disediakan untuk data peserta.

Pada bagian akhir, isi lokasi dan tanggal pembuatan dokumen. Setelah itu, lengkapi tanda tangan calon peserta serta orang tua atau wali sesuai susunan pada formulir.

Tanda Tangan dan Meterai

Template resmi 2026 memperlihatkan dua bagian tanda tangan. Bagian kiri disediakan untuk orang tua/wali, sedangkan bagian kanan untuk calon peserta.

Pada bagian calon peserta juga terdapat tempat untuk meterai Rp10.000. Karena elemen tersebut tercantum langsung dalam template resmi, calon peserta sebaiknya mengikuti susunan dokumen sebagaimana diberikan panitia dan tidak memindahkan atau menghapus bagian tersebut.

Periksa pula ketentuan unggah dokumen pada SSCASN dan pengumuman IPDN sebelum mengirim berkas. Ketentuan teknis mengenai format file, ukuran berkas, atau tahap penyerahan dapat mengikuti petunjuk pendaftaran yang sedang berlaku.

Kesalahan yang Perlu Dihindari

Kesalahan paling sederhana adalah menggunakan pakta integritas tahun lama. IPDN sudah menyediakan Pakta Integritas Tahun 2026, sehingga peserta sebaiknya memakai versi tersebut. Kesalahan lainnya adalah mengisi data yang berbeda dengan dokumen resmi, melewatkan kolom identitas, tidak melengkapi tanda tangan, atau mengubah isi pernyataan.

Hal yang lebih serius adalah memberikan informasi atau dokumen palsu. Pakta integritas resmi menyebut peserta bersedia didiskualifikasi apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen, memberikan keterangan palsu, maupun melakukan kecurangan dalam proses seleksi.

Karena dokumen ini berkaitan langsung dengan integritas peserta, lakukan pemeriksaan terakhir sebelum mengunggahnya dalam proses administrasi.

Baca juga: Materi Tes Sekdin Terbaru dan Cara Efektif Belajarnya

Mini FAQ

Pakta Integritas IPDN 2026 digunakan untuk apa?

Pakta Integritas Tahun 2026 merupakan salah satu dokumen yang disediakan IPDN dan diperlukan dalam proses Seleksi Administrasi SPCP IPDN 2026.

Apakah ada format resmi Pakta Integritas IPDN 2026?

Ya. IPDN menyediakan template resmi Pakta Integritas Tahun 2026 pada bagian Template Dokumen di portal SPCP IPDN.

Apa saja data yang diisi dalam Pakta Integritas IPDN?

Format resmi memuat nama, tempat dan tanggal lahir, NIK/KK, jenis kelamin, suku, agama, tinggi dan berat badan, serta alamat lengkap.

Apakah Pakta Integritas IPDN menggunakan meterai?

Ya. Template resmi SPCP IPDN 2026 menyediakan bagian meterai Rp10.000 pada area tanda tangan calon peserta.

Siapa yang menandatangani Pakta Integritas IPDN?

Format resmi menyediakan tempat tanda tangan untuk calon peserta serta orang tua atau wali.

Bolehkah menggunakan Pakta Integritas IPDN tahun sebelumnya?

Sebaiknya tidak. Untuk SPCP IPDN 2026, gunakan template Tahun 2026 yang disediakan langsung oleh panitia agar format dan isinya sesuai ketentuan terbaru.

Apa akibatnya jika peserta memberikan dokumen palsu?

Dalam Pakta Integritas 2026, peserta menyatakan bersedia didiskualifikasi apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas atau dokumen, memberikan keterangan palsu, atau melakukan kecurangan.

Ringkasan

Contoh Pakta Integritas IPDN dapat membantu calon peserta memahami bentuk dan cara pengisian dokumen, tetapi dokumen yang digunakan untuk pendaftaran harus mengikuti template resmi SPCP IPDN 2026.

Format resmi memuat identitas peserta, komitmen mengikuti seleksi secara jujur, larangan melakukan suap maupun kecurangan, kewajiban melaporkan penyimpangan, konsekuensi terhadap pemalsuan data, serta pernyataan mengenai pengunduran diri setelah dinyatakan lulus.

Pakta integritas tersebut juga dilengkapi tanda tangan orang tua atau wali, tanda tangan calon peserta, dan meterai Rp10.000. IPDN secara resmi mencantumkan Pakta Integritas Tahun 2026 sebagai dokumen yang diperlukan saat Seleksi Administrasi.

Referensi

  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – “Pakta Integritas Peserta Seleksi Penerimaan Calon Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2026”
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) – “SE Pelaksanaan SPCP IPDN TA. 2026”
  • Badan Kepegawaian Negara (BKN) – “Kepala BKN: Pantau Jadwalnya, Pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2026 Dimulai 18 Agustus”
Bagikan :

Artikel Lainnya :

Coba Gratis Latihan Soal

Dapatkan akses untuk mengerjakan latihan soal tes Sekolah Kedinasan 2026 dan temukan panduan belajar yang dirancang khusus untuk pejuang sekolah kedinasan.

Mulai Perjalanan Belajar Sekdin-mu Sekarang
Siap Kejar Sekolah Kedinasan?

Temukan strategi belajar yang tepat agar persiapanmu lebih fokus, terarah, dan percaya diri menghadapi seleksi.