Sekolah kedinasan penerbangan menjadi pilihan bagi lulusan SMA, MA, dan SMK yang ingin melanjutkan pendidikan di bidang transportasi udara. Kementerian Perhubungan memiliki tujuh perguruan tinggi vokasi penerbangan yang menawarkan pendidikan dalam bidang teknik pesawat, navigasi, pengelolaan bandar udara, hingga keselamatan penerbangan.
Namun, tidak semua kampus membuka formasi Pola Pembibitan setiap tahun. Pada penerimaan 2026, hanya lima perguruan tinggi penerbangan yang tercantum dalam pengumuman resmi SIPENCATAR Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan.
Baca Juga: Seleksi Sekolah Kedinasan dan Tahapan yang Harus Dilalui
Daftar 7 Sekolah Kedinasan Penerbangan di Indonesia

Berdasarkan informasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), terdapat tujuh perguruan tinggi vokasi penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan.
Berikut daftar kampus dan lokasinya.
| No. | Nama Perguruan Tinggi | Lokasi |
|---|---|---|
| 1 | Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug | Tangerang, Banten |
| 2 | Politeknik Penerbangan Surabaya | Surabaya, Jawa Timur |
| 3 | Politeknik Penerbangan Makassar | Makassar, Sulawesi Selatan |
| 4 | Politeknik Penerbangan Medan | Medan, Sumatera Utara |
| 5 | Politeknik Penerbangan Palembang | Palembang, Sumatera Selatan |
| 6 | Politeknik Penerbangan Jayapura | Jayapura, Papua |
| 7 | Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi | Banyuwangi, Jawa Timur |
Jurusan Sekolah Kedinasan Penerbangan dan Kuota 2026
Berdasarkan Pengumuman BPSDMP Nomor PG-BPSDMP 02 Tahun 2026, terdapat lima kampus penerbangan dengan formasi Pola Pembibitan pada tahun akademik 2026/2027.
Berikut jurusan dan kuota yang tercantum dalam pengumuman resmi.
| Perguruan Tinggi | Program Studi | Kuota |
|---|---|---|
| PPI Curug | D-IV Teknik Pesawat Udara | 1 |
| PPI Curug | D-IV Teknik Navigasi Udara | 1 |
| PPI Curug | D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat | 10 |
| PPI Curug | D-III Operasi Bandar Udara | 5 |
| Poltekbang Surabaya | D-III Manajemen Transportasi Udara | 11 |
| Poltekbang Palembang | D-III Manajemen Bandar Udara | 3 |
| Poltekbang Palembang | D-III Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan | 7 |
| Poltekbang Jayapura | D-III Manajemen Bandar Udara | 2 |
| API Banyuwangi | D-III Operasi Pesawat Udara | 5 |
| Total | 45 |
Syarat Masuk Sekolah Kedinasan Penerbangan 2026
Persyaratan penerimaan Pola Pembibitan 2026 ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui pengumuman SIPENCATAR.
Ketentuan utamanya meliputi:
- Warga Negara Indonesia.
- Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.
- Memenuhi persyaratan pendidikan dan jurusan sekolah sesuai program studi yang dipilih.
- Memiliki nilai rata-rata minimal 70,00 pada skala 100. Untuk formasi khusus OAP, batas minimalnya 65,00.
- Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
- Tidak mengalami buta warna parsial maupun total.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti seleksi serta pendidikan.
- Memenuhi ketentuan fisik, administratif, dan dokumen yang ditetapkan panitia.
Baca Juga: Jadwal Sekolah Kedinasan 2026 Terbaru dan Download PDF
Biaya Kuliah dan Jalur Penerimaan Sekolah Kedinasan Penerbangan
Perguruan tinggi penerbangan Kementerian Perhubungan memiliki jalur penerimaan yang perlu dibedakan, terutama Pola Pembibitan dan jalur mandiri.
Pola Pembibitan diselenggarakan berdasarkan kebutuhan formasi yang ditetapkan pemerintah. Peserta mengikuti seleksi resmi dan ketentuan penempatan sesuai formasi yang dipilih.
Untuk Pola Pembibitan 2026, biaya pendaftaran awal pada lima kampus penerbangan yang membuka formasi ditetapkan sebesar Rp200.000. Biaya seleksi lanjutan serta layanan akademik dan nonakademik mengikuti ketentuan resmi yang berlaku.
Jadwal dan Link Pendaftaran Sekolah Kedinasan Penerbangan 2026

Pendaftaran Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan tahun akademik 2026/2027 dilaksanakan pada 18–30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN.
Berikut jadwal utama berdasarkan pengumuman penerimaan 2026.
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pendaftaran online | 18–30 Agustus 2026 |
| Seleksi administrasi | 18 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman administrasi | 2–3 September 2026 |
| Masa sanggah | 4–5 September 2026 |
| Pengumuman hasil sanggah | 7–8 September 2026 |
| Seleksi Kompetensi Dasar | September–Oktober 2026 |
| Seleksi kesehatan, psikotes, kebugaran, dan wawancara | Oktober 2026 |
| Pengumuman kelulusan akhir | Oktober–November 2026 |
Peserta dapat memeriksa perkembangan melalui:
- Portal SSCASN BKN: https://sscasn.bkn.go.id/
- Portal SIPENCATAR Kemenhub: https://sipencatar.kemenhub.go.id/
- Situs resmi perguruan tinggi tujuan.
Baca Juga: Seleksi Sekolah Kedinasan dan Tahapan yang Harus Dilalui
Mini FAQ
Ada berapa sekolah kedinasan penerbangan di Indonesia?
Terdapat tujuh perguruan tinggi vokasi penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan. Namun, pada jalur Pola Pembibitan 2026 hanya lima kampus yang membuka formasi.
Apakah lulusan SMK bisa masuk sekolah kedinasan penerbangan?
Bisa, selama jurusan dan kualifikasi pendidikan memenuhi persyaratan program studi yang dipilih.
Berapa batas usia masuk sekolah kedinasan penerbangan 2026?
Untuk SIPENCATAR Pola Pembibitan 2026, usia pendaftar minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.
Apakah sekolah kedinasan penerbangan gratis?
Tidak semua biaya otomatis ditanggung. Pada penerimaan Pola Pembibitan 2026 terdapat biaya pendaftaran awal Rp200.000 serta ketentuan biaya lainnya yang harus diperhatikan peserta.
Apakah lulusan sekolah kedinasan penerbangan langsung menjadi PNS?
Jalur Pola Pembibitan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan aparatur pemerintah sesuai formasi dan ketentuan yang berlaku. Jalur mandiri tidak memberikan jaminan otomatis menjadi ASN.
Di mana link pendaftaran sekolah kedinasan penerbangan?
Pendaftaran Pola Pembibitan dilakukan melalui https://sscasn.bkn.go.id/. Informasi dan pengumuman khusus Kementerian Perhubungan tersedia di https://sipencatar.kemenhub.go.id/.
Ringkasan
Sekolah kedinasan penerbangan di bawah Kementerian Perhubungan terdiri atas tujuh perguruan tinggi vokasi. Pada penerimaan Pola Pembibitan 2026, lima kampus membuka total 45 formasi untuk berbagai jurusan penerbangan.
Pendaftaran 2026 telah ditutup pada 30 Agustus. Calon peserta yang ingin mengikuti penerimaan berikutnya perlu menunggu pengumuman resmi mengenai kampus, program studi, persyaratan, dan kuota terbaru melalui SIPENCATAR Kementerian Perhubungan.




