Tes kesehatan Kedinasan Poltek SSN 2026 menjadi salah satu tahap penting dalam Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Siber dan Sandi Negara. Dalam pola seleksi Poltek SSN, peserta harus melewati beberapa tahap dengan sistem gugur sebelum mencapai Pantukhir.
Untuk 2026, peserta perlu tetap mengacu pada pengumuman resmi terbaru Poltek SSN. Rincian pemeriksaan kesehatan 2026 belum dipublikasikan lengkap di halaman yang terindeks, sehingga gambaran jenis pemeriksaan berikut menggunakan pola resmi Seleksi Kesehatan SPTB Poltek SSN 2025 sebagai acuan terdekat.
Baca juga Hasil SKD Sekolah Kedinasan Poltek SSN 2026 Sudah Diumumkan Cek Seleksi Lanjutan
Tes Kesehatan Poltek SSN Meliputi Apa Saja?

Pada Seleksi Kesehatan SPTB Poltek SSN 2025, pemeriksaan dilakukan dalam bentuk medical check-up lengkap di Rumah Sakit Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.
Pemeriksaannya mencakup:
| Pemeriksaan | Keterangan |
|---|---|
| Pemeriksaan fisik | Kondisi kesehatan tubuh secara umum |
| Tekanan darah | Mengukur kondisi tekanan darah peserta |
| Pemeriksaan urine | Pemeriksaan laboratorium urine |
| Pemeriksaan darah | Pemeriksaan laboratorium darah |
| USG | Pemeriksaan organ dalam |
| Rontgen | Pemeriksaan radiologi |
| Medical check-up | Pemeriksaan kesehatan menyeluruh |
| Wawancara kesehatan jiwa | Menilai kondisi kesehatan mental |
| Tes MMPI | Evaluasi kepribadian dan potensi gangguan mental |
Pada 2025, sebanyak 146 peserta mengikuti tahap kesehatan dan dibagi ke beberapa kelompok saat pemeriksaan berlangsung. Setelah itu peserta melanjutkan ke Seleksi Kebugaran.
Untuk 2026, jenis tes tersebut dapat menjadi gambaran, tetapi peserta tetap perlu menunggu pengumuman teknis resmi karena lokasi maupun detail pemeriksaan dapat berubah.
Syarat Kesehatan Calon Taruna Poltek SSN
Dalam persyaratan penerimaan Poltek SSN, kondisi kesehatan menjadi bagian penting sejak tahap administrasi.
Persyaratan yang dicantumkan pada penerimaan sebelumnya antara lain:
- sehat jasmani dan rohani
- tidak buta warna parsial maupun total
- tidak memiliki cacat fisik dan mental yang mengganggu kegiatan taruna
- tidak memiliki penyakit bawaan atau penyakit menular yang dapat mengganggu aktivitas pendidikan
- tinggi badan minimal pria 160 cm
- tinggi badan minimal wanita 150 cm
- berat badan seimbang
- tidak bertato atau memiliki bekas tato
- pria tidak bertindik atau memiliki bekas tindik
- wanita hanya diperbolehkan tindik pada bagian tubuh yang lazim, kecuali karena ketentuan agama atau adat
Pada proses pendaftaran sebelumnya, peserta juga diminta mengunggah hasil pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas atau unit pelayanan kesehatan pemerintah yang memuat tinggi badan, berat badan, dan hasil pemeriksaan buta warna.
Poltek SSN juga mewajibkan peserta memiliki Kartu BPJS Kesehatan.
Baca juga Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan 2026 Tahapan Pemeriksaan dan Ketentuannya
Bagaimana dengan Mata Minus dan Kacamata?
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah batas mata minus untuk Poltek SSN.
Pada FAQ resmi penerimaan Poltek SSN sebelumnya, panitia menyatakan tidak ada persyaratan khusus mengenai mata minus, plus, maupun silinder. Peserta yang menggunakan kacamata tetap dapat mendaftar.
Namun, peserta tetap harus memenuhi syarat tidak buta warna parsial maupun total.
Jadi, poin yang perlu dibedakan adalah:
- minus, plus, atau silinder tidak otomatis menggugurkan pendaftaran
- buta warna menjadi salah satu kondisi yang tidak diperbolehkan
- kondisi mata tetap dapat dinilai dalam pemeriksaan kesehatan secara keseluruhan
Ketentuan final tetap mengikuti pengumuman SPTB Poltek SSN 2026.
Urutan Seleksi Poltek SSN Setelah SKD

Seleksi Poltek SSN menggunakan sistem gugur. Berdasarkan pola resmi seleksi sebelumnya, peserta melewati beberapa tahap berikut:
| Tahapan | Seleksi |
|---|---|
| Tahap awal | Administrasi |
| Tahap berikutnya | SKD CAT BKN |
| Seleksi lanjutan | Akademik |
| Seleksi lanjutan | Psikologi |
| Seleksi lanjutan | CT/MI tertulis |
| Seleksi lanjutan | Kesehatan |
| Seleksi lanjutan | Kebugaran |
| Seleksi lanjutan | Wawancara Litpers |
| Tahap akhir | Pantukhir |
Pada seleksi 2025, setelah pemeriksaan kesehatan selesai, peserta langsung melanjutkan ke Seleksi Kebugaran.
Kebugaran yang digunakan Poltek SSN sebelumnya meliputi:
- lari 12 menit
- pull up atau chinning 1 menit
- sit up 1 menit
- push up 1 menit
Setelah itu peserta yang masih bertahan dapat menuju wawancara Litpers dan Pantukhir.
Baca juga Tahapan Seleksi Poltek SSN 2026 dari SKD hingga Pantukhir
Link Resmi Tes Kesehatan Poltek SSN 2026
Informasi mengenai jadwal, peserta, lokasi, dan ketentuan kesehatan harus diperiksa melalui kanal resmi Poltek SSN.
Peserta sebaiknya membaca pengumuman secara lengkap karena Poltek SSN dapat mengubah lokasi, jadwal, maupun teknis seleksi sesuai kebutuhan panitia.
Informasi penerimaan resmi juga disampaikan melalui akun resmi Poltek SSN dan bukan melalui pihak yang meminta pembayaran di luar ketentuan seleksi.
Mini FAQ
Tes kesehatan Poltek SSN 2026 meliputi apa saja?
Rincian resmi 2026 belum dipublikasikan lengkap. Sebagai acuan, seleksi 2025 mencakup pemeriksaan fisik, tekanan darah, urine, darah, USG, rontgen, medical check-up, wawancara kesehatan jiwa, dan tes MMPI.
Apakah mata minus bisa daftar Poltek SSN?
Pada FAQ resmi penerimaan sebelumnya, Poltek SSN menyatakan tidak ada syarat khusus mengenai mata minus, plus, atau silinder. Namun, peserta tidak boleh buta warna parsial maupun total.
Berapa tinggi badan minimal Poltek SSN?
Persyaratan sebelumnya menetapkan tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 150 cm untuk wanita dengan berat badan seimbang.
Apa tahap setelah tes kesehatan Poltek SSN?
Pada pola seleksi sebelumnya, peserta yang lolos tes kesehatan melanjutkan ke Seleksi Kebugaran.
Di mana melihat jadwal tes kesehatan Poltek SSN 2026?
Jadwal resmi dapat dipantau melalui penerimaan.poltekssn.ac.id serta dikdin.bkn.go.id.
Ringkasan
Tes Kesehatan Kedinasan Poltek SSN 2026 menjadi bagian dari seleksi lanjutan dengan sistem gugur. Rincian teknis 2026 belum tersedia lengkap pada halaman resmi yang terindeks, sehingga pola 2025 dapat digunakan sebagai gambaran.
Pada seleksi sebelumnya, pemeriksaan kesehatan meliputi fisik, tekanan darah, darah, urine, USG, rontgen, medical check-up, wawancara kesehatan jiwa, dan MMPI. Peserta juga harus memenuhi syarat kesehatan umum seperti tidak buta warna, tinggi badan minimal, berat badan seimbang, serta sehat jasmani dan rohani.
Sumber Referensi
- Politeknik Siber dan Sandi Negara – Pelaksanaan Seleksi Kesehatan pada Kegiatan SPTB Tahun 2025 Poltek SSN
- Portal Penerimaan Poltek SSN – tahapan, persyaratan kesehatan, tinggi badan, buta warna, BPJS, dan pola seleksi SPTB
- Politeknik Siber dan Sandi Negara – dokumentasi Pantukhir SPTB 2025 dan urutan seleksi lanjutan




