Tes Fisik IPDN – Tahap Tes Kesamaptaan Jasmani atau Tes Fisik merupakan salah satu seleksi penentu dalam rangkaian Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Tes ini bertujuan mengukur daya tahan, kekuatan, dan ketangkasan fisik calon praja.

Meskipun komponen tesnya sama, kriteria penilaian dan standar minimal kelulusan antara peserta pria dan wanita memiliki perbedaan signifikan yang wajib diketahui oleh setiap calon praja.

Tes Fisik IPDN : Perbedaan Tes Pria dan Wanita yang Wajib Diketahui Calon Praja
sumber gambar: bintangbangsa

 

Komponen Utama Tes Fisik IPDN

Tes fisik IPDN umumnya terbagi menjadi dua bagian, yaitu Samapta A (Lari) dan Samapta B (Latihan Kekuatan dan Ketangkasan).

1. Samapta A: Lari (Ketahanan Jantung dan Paru-paru)
  • Aktivitas: Lari mengelilingi lintasan (lapangan) standar.

  • Fokus Penilaian: Jarak tempuh lari dalam waktu 12 menit.

  • Tujuan: Mengukur daya tahan kardiovaskular.

2. Samapta B: Kekuatan dan Ketangkasan
  • Aktivitas: Terdiri dari empat jenis latihan:

    1. Pull Up / Chinning (Pria/Wanita): Mengukur kekuatan otot lengan dan bahu.

    2. Sit Up: Mengukur kekuatan otot perut.

    3. Push Up: Mengukur kekuatan otot lengan, bahu, dan dada.

    4. Shuttle Run: Lari angka 8, mengukur kelincahan (agility) dan kecepatan berpindah arah.

Baca Juga: Update SKD Kedinasan 2026 : Informasi Terbaru yang Wajib Diketahui Calon Taruna

Perbedaan Kriteria Tes Fisik Pria dan Wanita

Perbedaan utama terletak pada jenis latihan kekuatan (Samapta B) dan standar minimal yang harus dicapai dalam 12 menit lari (Samapta A).

1. Samapta A (Lari 12 Menit)
Peserta Jarak Minimal yang Disarankan (untuk nilai baik)
Pria Sekitar 2.400 – 2.800 meter
Wanita Sekitar 2.000 – 2.400 meter

Catatan: Nilai dihitung berdasarkan tabel konversi yang disesuaikan dengan jenis kelamin. Pria diharapkan menempuh jarak lebih jauh untuk mendapatkan skor yang sama dengan wanita.

2. Samapta B (Kekuatan dan Ketangkasan)
Aktivitas Kriteria untuk Pria Kriteria untuk Wanita
1. Pull Up / Chinning Pull Up (Pria): Mengangkat tubuh hingga dagu melewati palang. Chinning (Wanita): Mengangkat tubuh dari posisi menggantung hingga dagu melewati palang, seringkali dibantu dengan tumpuan lutut (fleksibel) atau posisi tangan terbalik.
2. Sit Up Dilakukan dalam waktu 1 menit. Target minimal agar nilai bagus sekitar 40-50 kali. Dilakukan dalam waktu 1 menit. Target minimal agar nilai bagus sekitar 35-45 kali.
3. Push Up Dilakukan dalam waktu 1 menit. Target minimal agar nilai bagus sekitar 35-45 kali. Dilakukan dalam waktu 1 menit. Target minimal agar nilai bagus sekitar 30-40 kali.
4. Shuttle Run Target waktu lebih cepat (misalnya di bawah 16 detik). Target waktu lebih longgar dari pria (misalnya di bawah 17-18 detik).

Penting: Perbedaan jenis Pull Up / Chinning adalah yang paling krusial. Wanita umumnya menggunakan teknik Chinning (fleksibel) yang lebih mudah karena melibatkan otot yang berbeda dan seringkali memiliki standar minimal repetisi yang lebih rendah dalam waktu 1 menit.

Perbedaan Kriteria Tes Fisik Pria dan Wanita

Kriteria Penilaian dan Kelulusan

Sistem penilaian dalam Tes Fisik IPDN menggunakan sistem baku yang mengacu pada usia peserta, jenis kelamin, dan target capaian (waktu/jumlah repetisi).

  1. Nilai Angka: Setiap capaian (misalnya jarak lari 2.500 m atau 45 kali Push Up) akan dikonversi menjadi nilai angka (misalnya 70, 80, atau 90).

  2. Rata-rata: Nilai akhir Kesamaptaan merupakan nilai rata-rata dari seluruh sub-tes (Samapta A dan Samapta B).

  3. Standardisasi: Untuk lulus tes fisik, peserta harus mencapai nilai minimal yang ditetapkan oleh panitia pusat. Kegagalan di salah satu komponen (misalnya tidak mencapai batas minimal lari) dapat menyebabkan tidak lulus, meskipun total skor rata-rata baik.

Kunci Sukses: Persiapan harus meliputi semua komponen. Jangan hanya fokus pada lari, tetapi juga pastikan kekuatan otot inti dan kelincahan Anda mencapai target minimal untuk mendapatkan nilai rata-rata yang kompetitif.

Syarat Kesehatan dan Postur

Selain kemampuan fisik, IPDN juga memiliki syarat ketat terkait kesehatan dan postur tubuh. Meskipun bukan bagian dari tes fisik, kondisi ini diperiksa pada tahap Tes Kesehatan yang mendahului atau menyertai tes fisik.

  1. Tinggi Badan Minimal: Pria minimal 160 cm, Wanita minimal 155 cm. (Dapat berubah sesuai pengumuman tahun berjalan).

  2. Kesehatan Mata: Tidak buta warna dan memiliki visus normal.

  3. Berat Badan Ideal: Diperiksa untuk memastikan proporsi tubuh ideal.

  4. Tidak Bertato/Bertindik: Pria tidak bertato dan tidak bertindik (kecuali karena adat/agama), Wanita tidak bertato dan tidak bertindik di luar batas wajar.

Sumber Referensi

  • Lembaga Resmi IPDN melalui laman Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN: https://spcp.ipdn.ac.id/ (mengacu pada pedoman pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya).

  • Badan Kepegawaian Negara (BKN), terkait regulasi penerimaan sekolah kedinasan.

Program Premium Tes Sekolah Kedinasan 2025

“Kami Bantu, Kami Pandu, Kami Bimbing Sampai Amazing!” 🌟

Bimbel SKD Sekolah Kedinasan 2026
Bimbel SKD Sekolah Kedinasan 2026
previous arrow
next arrow

📋 Cara Membeli dengan Mudah:

  1. Unduh Aplikasi JadiSEKDIN: Temukan aplikasi JadiASN di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
  2. Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiSEKDIN Anda melalui aplikasi atau situs web.
  3. Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
  4. Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELSEKDIN” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo.
  5. Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES19”, masukkan untuk diskon tambahan.
  6. Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
  7. Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.

Ayoo Download Aplikasi JadiSEKDIN karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025!!!

  • Dapatkan ribuan soal Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
  • Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
  • Materi-materi Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025
  • Ratusan Latsol Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025
  • Puluhan paket Simulasi Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025
  • dan masih banyak lagi yang lainnya

Mau berlatih Soal-soal Tes Sekolah Kedinasan (SEKDIN) 2025? Ayoo segera Masuk Grup Latihan Soal-soal SEKDIN 2025 Sekarang juga!!

 

Bimbel SKD Sekolah Kedinasan 2026
Bimbel SKD Sekolah Kedinasan 2026
previous arrow
next arrow

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *