Biaya tes kesehatan sekolah kedinasan tidak memiliki satu nominal yang berlaku untuk seluruh peserta. Setiap instansi dapat menetapkan mekanisme pemeriksaan, lokasi tes, fasilitas kesehatan, hingga pembiayaan yang berbeda. Bahkan dalam satu sekolah, biaya dapat berubah berdasarkan jalur penerimaan atau titik lokasi pemeriksaan.
Pada seleksi 2026, contoh tarif resmi yang sudah dapat ditemukan adalah SIPENCATAR Jalur Mandiri PPI Madiun. Peserta yang menjalani seleksi di PPI Madiun atau PTDI-STTD dikenakan biaya tes kesehatan Rp1.500.000. Namun, angka tersebut tidak bisa langsung dianggap sebagai biaya tes kesehatan IPDN, STIS, STMKG, STAN, maupun sekolah kedinasan lainnya. Sipencatar
Baca juga Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Meliputi Apa Saja? Cek Pemeriksaan yang Perlu Diketahui
Apakah Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Bayar?
Bisa berbayar, tetapi ketentuannya bergantung pada sekolah dan jalur penerimaan. Tidak ada ketentuan yang menetapkan bahwa seluruh peserta Sekolah Kedinasan 2026 harus membayar nominal tes kesehatan yang sama. Hal ini terlihat cukup jelas pada penerimaan sekolah kedinasan di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Dalam dokumen resmi SIPENCATAR 2026, calon peserta menyatakan kesediaannya membayar biaya seleksi, termasuk Seleksi Kompetensi Dasar, tes kesehatan, psikotes, kebugaran jasmani, dan wawancara sesuai titik lokasi tes yang dipilih. Kemenhub
Pada PPI Madiun Jalur Mandiri 2026/2027, misalnya, biaya seleksi lanjutan menjadi tanggung jawab calon taruna. Untuk peserta dengan titik lokasi PPI Madiun dan PTDI-STTD, rincian biaya tes kesehatan ditetapkan sebesar Rp1.500.000. Sipencatar
Sementara itu, peserta yang menggunakan titik lokasi daring tidak membayar komponen tes kesehatan Rp1,5 juta tersebut melalui PPI Madiun. Mereka membayar pemeriksaan secara langsung kepada rumah sakit yang digunakan sebagai lokasi tes kesehatan dan dikenakan biaya verifikasi berkas kesehatan sebesar Rp300.000 kepada panitia. Sipencatar
Contoh tersebut menunjukkan mengapa pertanyaan “tes kesehatan sekolah kedinasan berapa?” tidak dapat dijawab dengan satu angka.
Berapa Biaya Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan 2026?
Berikut gambaran berdasarkan pengumuman resmi yang telah tersedia dan status informasi masing-masing sekolah per 25 September 2026.
| Sekolah/Jalur | Biaya Tes Kesehatan | Status Informasi |
|---|---|---|
| PPI Madiun Jalur Mandiri 2026/2027 – Tilok PPI Madiun/PTDI-STTD | Rp1.500.000 | Resmi 2026 |
| PPI Madiun – Tilok daring | Dibayar langsung ke rumah sakit | Nominal tergantung fasilitas kesehatan |
| Verifikasi berkas kesehatan PPI Madiun – Tilok daring | Rp300.000 | Resmi 2026 |
| Politeknik Statistika STIS 2026 | Belum diumumkan khusus | Seleksi kesehatan belum masuk tahap pelaksanaan |
| IPDN 2026 | Belum tercantum nominal terpisah pada portal publik | Tes Kesehatan Tahap I dijadwalkan 17 Oktober 2026 |
Pengumuman PPI Madiun menyebut total biaya seleksi lanjutan untuk titik lokasi PPI Madiun/PTDI-STTD sebesar Rp2.700.000. Angka tersebut bukan hanya tes kesehatan, melainkan mencakup psikotes Rp450.000, Tes Potensi Akademik Rp200.000, kesehatan Rp1.500.000, kesamaptaan Rp300.000, dan wawancara Rp250.000. Sipencatar
Jadi, jangan salah membaca Rp2,7 juta sebagai biaya tes kesehatan saja.
Untuk Politeknik Statistika STIS 2026, biaya awal seleksi yang sudah diumumkan adalah Rp300.000 dan nominal tersebut sudah mencakup pelaksanaan SKD. STIS juga memastikan bahwa Seleksi Lanjutan III berupa Kesehatan dan Kebugaran, tetapi sampai tahap penerimaan saat ini portal resmi 2026 belum mencantumkan nominal khusus pemeriksaan tersebut. SPMB STIS
Karena itu, peserta STIS sebaiknya menunggu pengumuman Seleksi Lanjutan III dan tidak menggunakan tarif tahun sebelumnya sebagai kepastian untuk 2026.
Baca juga Berapa Biaya Sekolah Kedinasan? Inilah Penjelasan Lengkap untuk Calon Taruna
Biaya Tes Kesehatan IPDN 2026 Berapa?

IPDN sudah memasukkan Tes Kesehatan Tahap I ke dalam jadwal resmi SPCP 2026.
Tes tersebut dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 dan dilaksanakan di lokasi yang ditunjuk oleh Polda. Hasil Tes Kesehatan Tahap I direncanakan diumumkan pada 19 Oktober 2026. SPCP IPDN
Setelah itu masih terdapat Tes Kesehatan Tahap II pada Seleksi Penentuan Akhir. Untuk peserta dari 32 provinsi di luar wilayah Papua, Pantukhir berlangsung pada 27 Oktober–5 November 2026 di Kampus IPDN Jatinangor. Rangkaian tersebut mencakup verifikasi faktual administrasi tahap II, tes kesehatan tahap II, kesamaptaan dan antropometri, serta wawancara. SPCP IPDN
Namun, per 25 September 2026, laman resmi SPCP IPDN belum mencantumkan nominal khusus yang harus dibayarkan peserta untuk Tes Kesehatan Tahap I.
Portal IPDN saat ini sudah menyediakan pedoman khusus tes kesehatan, sementara rangkaian penerimaan masih berada pada periode SKD yang berlangsung 22–29 September 2026. SPCP IPDN
Dengan demikian, peserta sebaiknya tidak menggunakan angka biaya kesehatan IPDN dari tahun lama sebagai nominal resmi 2026 sebelum ada pengumuman panitia.
Kenapa Biaya Tes Kesehatan Sekolah Kedinasan Bisa Mahal?
Tes kesehatan dalam seleksi kedinasan berbeda dari sekadar membuat surat keterangan sehat di puskesmas.
Pemeriksaannya dapat mencakup beberapa komponen medis sekaligus. Pada SPCP IPDN 2026, misalnya, pedoman tes kesehatan telah diterbitkan sebagai bagian khusus dalam rangkaian seleksi. Sementara artikel mengenai pemeriksaan kesehatan Sekolah Kedinasan 2026 menunjukkan bahwa komponen yang diperiksa dapat meliputi kondisi fisik umum, mata, THT, gigi dan mulut, tekanan darah, antropometri, pemeriksaan darah, urine, hingga pemeriksaan lain sesuai ketentuan instansi. SPCP IPDN
Pada lingkungan Kementerian Perhubungan, biaya juga dapat berkaitan dengan fasilitas kesehatan dan lokasi tes yang ditunjuk.
Contoh tahun 2025 menunjukkan Politeknik Penerbangan Surabaya menetapkan tes kesehatan sebesar Rp1.500.000 untuk peserta pria dan Rp1.550.000 untuk peserta wanita. Biaya itu terpisah dari psikotes Rp500.000. Poltekbangsby
Data tersebut hanya digunakan sebagai gambaran historis, bukan tarif Poltekbang Surabaya 2026.
Yang lebih relevan untuk tahun berjalan adalah PPI Madiun 2026 yang kembali menetapkan tes kesehatan sebesar Rp1.500.000 untuk titik lokasi tertentu. Sipencatar
Karena itu, calon peserta dapat menyiapkan dana cadangan sebelum masuk tahap seleksi lanjutan. Namun, pembayaran tetap harus menunggu instruksi resmi karena nomor rekening, Virtual Account, fasilitas kesehatan, dan nominal dapat berbeda.
Baca juga Tes Kesamaptaan IPDN 2026 Apa Saja? Cek Lari, Push Up, Sit Up hingga Shuttle Run
Jangan Bayar Tes Kesehatan Sebelum Ada Pengumuman Resmi

Peserta sebaiknya tidak langsung melakukan transfer ketika memperoleh pesan mengenai biaya tes kesehatan dari WhatsApp, Telegram, atau akun yang tidak dapat diverifikasi.
Pada PPI Madiun 2026, mekanisme pembayaran seleksi lanjutan menggunakan BRI Virtual Account yang diterbitkan melalui akun peserta. Panitia juga menegaskan bahwa kesalahan pembayaran menjadi tanggung jawab peserta dan biaya yang sudah dibayarkan bersifat final serta tidak dapat dikembalikan. Sipencatar
IPDN juga secara khusus memasang peringatan mengenai penipuan. Panitia menyatakan tidak pernah meminta imbalan dalam bentuk apa pun dan tidak menjamin kelulusan peserta. SPCP IPDN
Karena itu, sebelum membayar tes kesehatan, cek tiga hal: nama tahapan seleksi, nominal yang tercantum pada pengumuman resmi, serta kanal pembayaran yang diberikan oleh sekolah atau fasilitas kesehatan yang ditunjuk.
Peserta juga harus membedakan biaya resmi tes kesehatan dengan pengeluaran pribadi seperti transportasi, penginapan, makan, pemeriksaan kesehatan mandiri sebelum seleksi, atau pembuatan dokumen kesehatan tambahan. Pengeluaran tersebut dapat membuat total dana yang perlu disiapkan lebih besar daripada tarif tes yang diumumkan.
Mini FAQ
Berapa biaya tes kesehatan Sekolah Kedinasan 2026?
Tidak ada satu tarif yang berlaku untuk seluruh sekolah kedinasan. Sebagai contoh resmi, PPI Madiun Jalur Mandiri 2026 menetapkan biaya tes kesehatan Rp1.500.000 untuk peserta pada titik lokasi PPI Madiun dan PTDI-STTD.
Apakah tes kesehatan Sekolah Kedinasan dibayar peserta?
Tergantung kebijakan instansi dan jalur penerimaan. Pada beberapa sekolah Kementerian Perhubungan, biaya tes kesehatan menjadi tanggung jawab calon taruna.
Berapa biaya tes kesehatan IPDN 2026?
Per 25 September 2026, portal publik SPCP IPDN belum mencantumkan nominal khusus Tes Kesehatan Tahap I. Tes tersebut dijadwalkan pada 17 Oktober 2026 di lokasi yang ditunjuk Polda.
Berapa biaya tes kesehatan STIS 2026?
Politeknik Statistika STIS telah menetapkan Seleksi Lanjutan III berupa Kesehatan dan Kebugaran, tetapi nominal khusus tahap tersebut belum diumumkan pada portal penerimaan 2026 per 25 September.
Apakah biaya tes kesehatan yang sudah dibayar bisa dikembalikan?
Ketentuannya mengikuti masing-masing instansi. Pada PPI Madiun Jalur Mandiri 2026, biaya seleksi yang telah dibayarkan dinyatakan final dan tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun.
Ringkasan
Biaya tes kesehatan sekolah kedinasan 2026 berbeda-beda karena setiap instansi memiliki rangkaian pemeriksaan, fasilitas kesehatan, titik lokasi, dan mekanisme pembiayaan sendiri.
Contoh resmi yang sudah tersedia adalah PPI Madiun Jalur Mandiri 2026/2027. Biaya tes kesehatan untuk titik lokasi PPI Madiun dan PTDI-STTD sebesar Rp1.500.000. Untuk peserta dengan titik lokasi daring, pemeriksaan kesehatan dibayar langsung kepada rumah sakit yang digunakan dan peserta juga dikenakan biaya verifikasi berkas kesehatan Rp300.000. Sipencatar
Sementara itu, STIS dan IPDN memiliki tes kesehatan dalam rangkaian seleksi 2026, tetapi peserta perlu menunggu pengumuman resmi masing-masing tahapan untuk memastikan nominal yang berlaku. Hindari menggunakan tarif tahun sebelumnya sebagai kepastian dan jangan melakukan transfer melalui rekening yang tidak tercantum dalam kanal resmi.
Sumber Referensi
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun – Pengumuman Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Jalur Mandiri Gelombang I Tahun Akademik 2026/2027
- Kementerian Perhubungan – Ketentuan Pembiayaan SIPENCATAR Tahun 2026
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri – Jadwal Seleksi Lanjutan SPCP IPDN Tahun 2026
- Politeknik Statistika STIS – Penerimaan Mahasiswa Baru Ikatan Dinas Tahun Akademik 2026/2027



