Syarat Sekolah Kedinasan Polstat STIS 2026

syarat stis 2026

Pendaftaran Politeknik Statistika STIS 2026 menjadi salah satu penerimaan sekolah kedinasan yang dapat diperhatikan lulusan SMA dan sederajat.

Untuk Tahun Akademik 2026/2027, Politeknik Statistika STIS di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) menyediakan 564 kursi mahasiswa baru berstatus ikatan dinas.

Berdasarkan jadwal resmi SPMB Politeknik Statistika STIS, pendaftaran online berlangsung mulai 18 hingga 30 Agustus 2026 melalui portal SSCASN BKN dan portal SPMB Politeknik Statistika STIS.

Seleksi administrasi dilaksanakan pada periode 18 Agustus hingga 1 September 2026, sedangkan hasilnya dijadwalkan diumumkan pada 2–3 September 2026.

Pendaftaran STIS 2026 Dibuka Kapan?

Pendaftaran mahasiswa baru ikatan dinas Politeknik Statistika STIS Tahun Akademik 2026/2027 dijadwalkan berlangsung selama 18–30 Agustus 2026.

Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui portal SSCASN BKN dan dilanjutkan melalui sistem SPMB Politeknik Statistika STIS.

Berikut beberapa agenda awal yang perlu diperhatikan:

TahapanJadwal
Pendaftaran Online18–30 Agustus 2026
Seleksi Administrasi18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Administrasi2–3 September 2026
Masa Sanggah4–5 September 2026
Pengumuman Sanggah7–8 September 2026
Seleksi Kompetensi Dasar22 September–7 Oktober 2026

Jadwal SKD menyesuaikan ketentuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sejumlah agenda setelah SKD juga masih dicantumkan sebagai jadwal tentatif sehingga peserta perlu memeriksa pembaruan secara berkala.

STIS 2026 Menerima 564 Mahasiswa Baru

Dalam pengumuman resmi SPMB 2026/2027 disebutkan bahwa Politeknik Statistika STIS-BPS akan menerima sebanyak 564 mahasiswa baru berstatus ikatan dinas.

Jumlah tersebut mengacu pada surat persetujuan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor B/4040/M.SM.01.00/2026.

Karena merupakan penerimaan ikatan dinas, calon peserta juga perlu memperhatikan ketentuan terkait penempatan setelah menyelesaikan pendidikan. Peserta yang diterima diwajibkan bersedia ditempatkan sesuai wilayah penempatan yang dipilih ketika mendaftar.

Baca juga: 3 Strategi Efektif Agar Lolos Tes CAT Sekdin

Tiga Jalur Penerimaan STIS 2026

Politeknik Statistika STIS menyediakan tiga jalur penerimaan pada Tahun Akademik 2026/2027. Setiap jalur memiliki sasaran peserta yang berbeda.

1. Jalur Reguler atau Umum

Jalur Reguler/Umum dapat diikuti lulusan SMA atau sederajat dari seluruh wilayah Indonesia.

Jalur ini dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan formasi pegawai Badan Pusat Statistik maupun Kementerian, Lembaga, Dinas, dan instansi lainnya.

2. Jalur Afirmasi Kewilayahan

Jalur Afirmasi Kewilayahan ditujukan khusus bagi putra-putri dari wilayah tertentu.

Wilayah yang dicantumkan dalam ketentuan resmi meliputi Papua Barat beserta wilayah pemekarannya, Papua beserta wilayah pemekarannya, Maluku, dan Maluku Utara.

Peserta dari jalur ini dipersiapkan untuk mengisi kebutuhan pegawai BPS pada wilayah tersebut.

3. Jalur Pembibitan

Jalur Pembibitan dilaksanakan melalui mekanisme kerja sama antara Politeknik Statistika STIS dengan Pemerintah Daerah.

Peserta yang diterima melalui jalur tersebut dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan formasi pegawai pada Pemerintah Daerah yang menjadi mitra kerja sama.

Syarat Pendaftaran STIS 2026

Sebelum membuat akun dan menentukan formasi, calon peserta sebaiknya memeriksa seluruh persyaratan. Salah satu ketentuan penting pada penerimaan 2026 adalah batas usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun per 1 September 2026.

Berikut persyaratan umumnya:

  1. Sehat jasmani dan rohani serta bebas narkoba.
  2. Tidak buta warna, baik total maupun parsial.
  3. Pengguna kacamata atau lensa kontak untuk rabun jauh maupun rabun dekat diberikan toleransi di bawah 6 dioptri.
  4. Merupakan lulusan kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK dari semua jurusan.
  5. Memiliki nilai Matematika dan Bahasa Inggris pada ijazah minimal 80,00 dalam skala 1–100.
  6. Khusus Jalur Afirmasi, nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 70,00.
  7. Berusia paling rendah 16 tahun dan paling tinggi 22 tahun per 1 September 2026.
  8. Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama menjalani pendidikan sampai diangkat menjadi PNS.
  9. Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
  10. Tidak pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS.
  11. Bersedia menaati peraturan dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas apabila dinyatakan lolos.
  12. Bersedia ditempatkan sesuai pilihan wilayah penempatan ketika pendaftaran.

Terdapat pula ketentuan bahwa setelah lulus pendidikan, peserta bersedia tidak mengajukan perpindahan wilayah penempatan sekurang-kurangnya tujuh tahun sejak diangkat sebagai PNS, kecuali terdapat kebutuhan organisasi.

Syarat Khusus Jalur Afirmasi

Peserta Jalur Afirmasi Kewilayahan harus memenuhi persyaratan tambahan.

Peserta harus berdomisili dan/atau telah menamatkan pendidikan SMA atau sederajat di provinsi yang termasuk wilayah afirmasi. Ketentuan tersebut dibuktikan menggunakan KTP atau KK serta ijazah.

Selain itu, peserta harus memiliki ayah kandung dan/atau ibu kandung yang lahir di provinsi wilayah afirmasi. Data tersebut dibuktikan melalui akta kelahiran orang tua.

Syarat Khusus Jalur Pembibitan

Ketentuan tambahan juga berlaku bagi peserta yang memilih Jalur Pembibitan.

Peserta harus berdomisili di kabupaten yang menjadi mitra pembibitan dan membuktikannya menggunakan KTP atau KK.

Orang tua peserta, baik ayah kandung dan/atau ibu kandung, juga harus lahir dan/atau berdomisili di daerah mitra pembibitan. Dokumen pendukung yang digunakan berupa akta kelahiran dan/atau KTP maupun KK orang tua.

Dokumen Pendaftaran STIS 2026

Persiapan dokumen sebaiknya dilakukan sebelum periode pendaftaran dimulai agar proses pengisian data tidak terhambat.

Dokumen yang tercantum dalam prosedur resmi meliputi:

  • Pas foto formal
  • Scan KTP atau Kartu Keluarga
  • Scan Akta Kelahiran
  • Scan Ijazah
  • Scan Transkrip Nilai Ijazah
  • Scan Akta Kelahiran orang tua untuk peserta Jalur Afirmasi Kewilayahan dan Pembibitan
  • Scan KTP orang tua atau KK orang tua khusus peserta Jalur Pembibitan

Pastikan data pada dokumen sesuai dengan informasi yang dimasukkan ke sistem pendaftaran.

Cara Daftar Politeknik Statistika STIS 2026

Proses pendaftaran STIS 2026 tidak hanya dilakukan melalui satu portal. Peserta terlebih dahulu menggunakan SSCASN BKN, kemudian mengakses sistem SPMB Politeknik Statistika STIS.

Berikut alurnya:

1. Membuat Akun SSCASN

Peserta mengakses portal SSCASN BKN dan membuat akun sesuai ketentuan penerimaan sekolah kedinasan.

2. Login Menggunakan NIK

Setelah akun berhasil dibuat, login kembali menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan.

3. Melengkapi Biodata

Isi seluruh informasi pribadi yang diminta dan pastikan tidak terdapat kesalahan data.

4. Memilih Sekolah Kedinasan

Pada pilihan event seleksi, pilih “Sekolah Kedinasan”, kemudian tentukan instansi “Badan Pusat Statistik” dan sekolah “Politeknik Statistika STIS”.

5. Menentukan Formasi dan Program Studi

Peserta kemudian memilih formasi, pendidikan, program studi, serta lokasi formasi yang tersedia.

6. Melengkapi Data Pendidikan

Masukkan informasi ijazah dan tentukan lokasi tes sesuai pilihan yang tersedia.

7. Mengunggah Dokumen

Unggah seluruh dokumen persyaratan sesuai jenis dan ketentuan yang ditetapkan sistem.

8. Memeriksa Resume

Periksa kembali seluruh informasi sebelum menyelesaikan pendaftaran. Setelah itu, cetak Bukti Pendaftaran.

9. Login ke Portal SPMB STIS

Peserta kemudian mengakses portal SPMB Politeknik Statistika STIS dengan menggunakan NIK dan password SSCASN, melakukan verifikasi email, serta melengkapi data yang diperlukan.

10. Menunggu Seleksi Administrasi

Hasil pemeriksaan administrasi dapat dipantau melalui SSCASN BKN dan/atau portal SPMB Politeknik Statistika STIS.

Peserta yang dinyatakan lolos administrasi akan memperoleh kode billing untuk melakukan pembayaran biaya seleksi. Setelah itu, kartu ujian SKD dapat dicetak melalui SSCASN sesuai jadwal yang diumumkan.

Baca juga: Tips Efektif Menyiapkan Tes Kesehatan Sekdin

Berapa Biaya Pendaftaran STIS 2026?

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dikenakan biaya seleksi sebesar Rp300.000.

Berdasarkan informasi resmi STIS, nominal tersebut mengacu pada ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku dan sudah mencakup biaya pelaksanaan SKD. Setelah pembayaran dilakukan, bukti pembayaran perlu diunggah melalui portal SPMB STIS.

Biaya seleksi maupun biaya administrasi bank yang telah dibayarkan tidak dapat diminta kembali. Politeknik Statistika STIS juga menyatakan tidak memungut biaya lain selain biaya pendaftaran tersebut.

Tahapan Seleksi STIS 2026

Perjalanan peserta belum selesai setelah lolos administrasi. Sistem penerimaan menerapkan sistem gugur pada setiap tahap sehingga hanya peserta yang memenuhi ketentuan yang dapat melanjutkan.

Tahapan seleksinya terdiri dari:

  1. Seleksi Administrasi
  2. Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
  3. Seleksi Lanjutan I: Matematika
  4. Seleksi Lanjutan II: Psikotes dan Wawancara
  5. Seleksi Lanjutan III: Kesehatan dan Kebugaran
  6. Pengumuman akhir hasil seleksi

Jadwal Seleksi STIS 2026 Lengkap

Setelah tahap administrasi, peserta akan memasuki rangkaian tes mulai September hingga November 2026.

KegiatanJadwal
Pendaftaran Online18–30 Agustus 2026
Seleksi Administrasi18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Administrasi2–3 September 2026
Masa Sanggah4–5 September 2026
Pengumuman Sanggah7–8 September 2026
Seleksi Kompetensi Dasar22 September–7 Oktober 2026
Pengumuman Hasil SKD1–13 Oktober 2026
Seleksi Lanjutan I: Matematika14–15 Oktober 2026
Pengumuman Seleksi Lanjutan I17 Oktober 2026
Seleksi Lanjutan II: Psikotes dan Wawancara21–24 Oktober 2026
Pengumuman Seleksi Lanjutan II5 November 2026
Seleksi Lanjutan III: Kesehatan dan Kebugaran9–12 November 2026
Pengumuman Seleksi Lanjutan III17 November 2026
Pemberkasan dan Daftar Ulang23–25 November 2026
Penyambutan Mahasiswa Baru26 November 2026
PKKMB27–28 November 2026
Awal Kuliah Semester Ganjil30 November 2026

Perlu diperhatikan, jadwal SKD mengikuti pengaturan BKN. Sejumlah jadwal setelahnya juga masih bersifat tentatif sehingga dapat mengalami penyesuaian.

Baca juga: Cara Mengatur Waktu Belajar Agar Tidak Stres Saat TKD

Mini FAQ

Kalau belum punya pengalaman kerja, masih bisa lolos Sekdin nggak?

Tentu bisa, karena seleksi Sekdin fokus pada kemampuan akademik, fisik, dan kepribadian, bukan pengalaman kerja. Pastikan kamu penuhi syarat sekolah kedinasan dan persiapkan diri secara matang.

Lebih baik fokus belajar SKD dulu atau persiapan kesehatan?

Keduanya penting, tapi prioritas utama adalah kuasai SKD dulu karena materi tes ini penentu kelolosan tahap awal. Setelah itu, bisa difokuskan pada tes kesehatan dan kesamaptaan.

Bolehkah mengikuti ujian ulang SKD jika gagal?

Biasanya tidak, SKD dilakukan sekali dalam satu periode seleksi. Jika gagal, kamu harus mendaftar kembali pada tahun berikutnya.

Jurusan non-IPL bisa daftar ke semua Sekdin?

Tidak semua program menerima semua jurusan. Periksa persyaratan jurusan pada tiap Sekdin karena beberapa program menetapkan jurusan khusus.

Kalau gagal tahap administrasi, masih bisa daftar batch berikutnya tidak?

Bisa, dengan memperbaiki kekurangan dokumen dan syarat saat pendaftaran batch berikutnya.

Ringkasan

Memahami syarat sekolah kedinasan dan tahapan seleksi sejak awal adalah fondasi penting yang akan membantumu menjalani proses seleksi dengan lebih percaya diri. Persiapkan dokumen lengkap, kenali materi SKD secara menyeluruh, serta latih fisik dan mental sebagai bekal menghadapi tes lanjutan. Dengan strategi belajar yang terencana dan latihan soal yang konsisten, peluang lolos Sekdin akan semakin terbuka lebar.

Terus tingkatkan kesiapan kamu melalui sumber belajar terpercaya dan jangan ragu untuk mencoba simulasi tes untuk mengasah kemampuan. Semoga sukses dalam perjuanganmu meraih cita-cita masuk sekolah kedinasan.

Bagikan :

Artikel Lainnya :

Coba Gratis Latihan Soal

Dapatkan akses untuk mengerjakan latihan soal tes Sekolah Kedinasan 2026 dan temukan panduan belajar yang dirancang khusus untuk pejuang sekolah kedinasan.

Mulai Perjalanan Belajar Sekdin-mu Sekarang
Siap Kejar Sekolah Kedinasan?

Temukan strategi belajar yang tepat agar persiapanmu lebih fokus, terarah, dan percaya diri menghadapi seleksi.