Penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 telah memasuki periode pengumuman, termasuk Institut Pemerintahan Dalam Negeri atau IPDN yang berada di bawah Kementerian Dalam Negeri.
Berdasarkan informasi resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), pengumuman seleksi berlangsung mulai 15 Agustus 2026, sedangkan pendaftaran baru dibuka pada 18 Agustus 2026.
Pada penerimaan tahun ini, pemerintah menyediakan total 4.770 formasi Sekolah Kedinasan di sembilan kementerian dan lembaga. IPDN memperoleh alokasi sebanyak 1.410 formasi, menjadikannya sekolah kedinasan dengan jumlah formasi terbesar dalam penerimaan 2026.
Daftar Isi
Formasi IPDN 2026

Berdasarkan informasi resmi Kantor Regional XII BKN, jumlah formasi IPDN pada seleksi Sekolah Kedinasan 2026 mencapai 1.410 formasi. Formasi tersebut berada di bawah Kementerian Dalam Negeri.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 4.770 formasi Sekolah Kedinasan yang dibuka pemerintah pada tahun 2026. Selain IPDN, kebutuhan tersebut dialokasikan untuk sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Hukum, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, BPS, BIN, BSSN, dan BMKG.
Sebelumnya, pada 22 Juli 2026, pihak IPDN menyampaikan bahwa jumlah kuota calon praja masih menunggu keputusan pemerintah. Rektor IPDN saat itu meminta masyarakat bersabar hingga keputusan mengenai kuota diterbitkan. Informasi terbaru dari BKN kemudian memastikan alokasi IPDN sebanyak 1.410 formasi.
Jadwal Pendaftaran IPDN 2026
Jadwal seleksi Sekolah Kedinasan 2026 ditetapkan melalui Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026. Pengumuman seleksi berlangsung pada 15–24 Agustus 2026, sedangkan pendaftaran dilakukan pada 18–30 Agustus 2026.
Berikut jadwal terbaru yang perlu diperhatikan calon peserta IPDN:
| Tahapan | Jadwal |
|---|---|
| Pengumuman Seleksi | 15–24 Agustus 2026 |
| Pendaftaran Seleksi | 18–30 Agustus 2026 |
| Seleksi Administrasi | 18 Agustus–1 September 2026 |
| Pengumuman Hasil Administrasi | 2–3 September 2026 |
| Masa Sanggah | 4–5 September 2026 |
| Jawab Sanggah | 4–6 September 2026 |
| Pengumuman Pasca Sanggah | 7–8 September 2026 |
| Pelaksanaan SKD CAT BKN | 22 September–7 Oktober 2026 |
| Pengolahan Nilai SKD | 27 September–10 Oktober 2026 |
| Pengumuman Hasil SKD | 1–13 Oktober 2026 |
| Seleksi Lanjutan Non-CAT BKN | 11–28 Oktober 2026 |
| Pengumuman Kelulusan Akhir | 21 Oktober–1 November 2026 |
1. Melihat Tahapan Seleksi Sekolah IPDN secara Menyeluruh
Seleksi sekolah IPDN terdiri dari beberapa tahapan yang harus dilalui secara berurutan agar dapat diterima. Memahami setiap langkah dalam proses ini secara mendetail sangat bermanfaat untuk menghindari kesalahan persiapan sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan.
1.1 Registrasi Online dan Seleksi Administrasi
Langkah awal adalah melakukan registrasi secara online melalui portal resmi IPDN. Pastikan semua data yang diisi benar dan memenuhi persyaratan administrasi seperti kelengkapan ijazah terakhir, batas usia, serta dokumen pendukung lain yang diminta. Seleksi administrasi ini menjadi penentu apakah kamu layak lanjut ke tahapan berikutnya.
1.2 Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Berbasis CAT
Selanjutnya, peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tes ini terdiri dari tiga bagian utama: Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Masing-masing bagian mengukur aspek yang berbeda, mulai dari pengetahuan tentang negara hingga kemampuan berpikir logis dan karakter peserta.
1.3 Tahapan Seleksi Lanjutan
Setelah dinyatakan lolos SKD, peserta akan menjalani tahapan tes lanjutan seperti pemeriksaan kesehatan fisik dan mental, psikotes, tes kesamaptaan jasmani, serta wawancara dan tes tambahan sesuai ketentuan IPDN. Tahapan ini penting karena selain kemampuan akademik, kesiapan jasmani dan psikologis juga sangat diperhatikan.
1.4 Pengumuman Hasil Akhir dan Pemberkasan
Setelah seluruh tahapan selesai, panitia seleksi akan mengumumkan hasil akhir. Peserta yang dinyatakan lulus wajib melengkapi proses pemberkasan sebagai tanda diterima resmi di sekolah IPDN.
Baca juga: Strategi Matang Menghadapi Tes SKD Sekolah Kedinasan
2. Mengenal Materi Tes Sekolah IPDN yang Harus Dikuasai

Memahami materi yang diujikan dalam seleksi sekolah IPDN sangat menentukan fokus belajar agar tidak bingung saat ujian tiba. Berikut penjelasan ringkas namun lengkap mengenai materi tes yang perlu kamu kuasai.
2.1 Materi SKD: TWK, TIU, dan TKP
TWK menguji pemahaman mengenai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhineka Tunggal Ika, serta wawasan kebangsaan secara umum. TIU fokus pada kemampuan logika, analisis, dan penalaran seperti deret angka, analogi, dan perbandingan. TKP mengevaluasi karakter pribadi, meliputi integritas, kerja sama, kedisiplinan, dan ketahanan dalam bekerja.
2.2 Tes Psikologi dan Kepribadian
Tes psikologi biasanya berupa psikotes yang mengukur pola pikir, kepribadian, dan konsentrasi peserta. Tujuannya adalah memastikan kesiapan mental calon mahasiswa agar cocok dengan budaya dan tuntutan di IPDN.
2.3 Tes Kesehatan dan Kesamaptaan
Tes kesehatan meliputi pemeriksaan fisik, penglihatan, pendengaran, dan kondisi medis lainnya secara umum. Tes kesamaptaan mengukur kebugaran jasmani melalui latihan seperti lari, push-up, sit-up, dan ujian fisik lainnya yang penting untuk kesiapan fisik selama masa pendidikan.
2.4 Tes Tambahan Sesuai Kebutuhan
Selain itu, IPDN dapat menetapkan tes tambahan seperti wawancara untuk menilai motivasi dan sikap peserta secara langsung serta tes akademik tambahan bila diperlukan.
Baca juga: Kiat Mengatasi Tes Psikologi dan Kesamaptaan Sekolah Kedinasan
3. Strategi Belajar Efektif untuk Sekolah IPDN
Menyiapkan diri menghadapi tes sekolah IPDN harus dengan pendekatan belajar yang sistematis dan disiplin. Berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan agar hasilnya optimal.
3.1 Mulai dengan Pemetaan Materi
Identifikasi materi SKD dan tes lanjutan yang harus diutamakan. Susun daftar topik agar proses belajar tidak acak dan fokus lebih pada bagian yang selama ini masih sulit dipahami.
3.2 Susun Jadwal Belajar Realistis
Pengaturan waktu belajar sangat penting supaya seluruh materi tercover tanpa merasa terbebani. Pastikan ada distribusi jam yang cukup dan sertakan waktu istirahat untuk menjaga konsentrasi dan kebugaran.
3.3 Latihan Soal Berbasis CAT secara Berkala
Lakukan latihan soal SKD menggunakan sistem CAT secara rutin agar terbiasa dengan pola soal dan batas waktu pengerjaan. Evaluasi hasil latihan untuk mengetahui kelemahan dan memperbaiki strategi belajar.
3.4 Pemahaman Materi secara Menyeluruh
Hindari sekadar menghafal jawaban, tapi pahami konsep dan alasan di balik tiap soal. Misalnya, pelajari konteks norma dan nilai dalam TWK serta kuasai teknik penyelesaian soal logika TIU dengan analisa yang tepat.
Baca juga: Tips Manajemen Waktu dan Konsentrasi Saat Seleksi Sekolah Kedinasan
4. Menghadapi Pola Soal dan Tantangan Seleksi
Mengetahui pola soal dan tantangan yang umum dialami peserta akan membantu kamu mengatur strategi ketika ujian berlangsung.
4.1 Pola Soal TWK, TIU, dan TKP
TWK kebanyakan berupa pilihan ganda dengan pertanyaan mengandung aspek sejarah, hukum, dan budaya Indonesia. TIU berisi soal numerik, verbal, dan logika. TKP menuntut jawaban yang mencerminkan sikap positif dan profesional.
4.2 Tingkat Kesulitan dan Fokus Materi
Banyak peserta merasa kesulitan pada bagian TKP yang menguji karakter serta soal TIU dengan logika tinggi. Oleh sebab itu, pembiasaan soal dan pemahaman mendalam sangat penting untuk bagian-bagian tersebut.
4.3 Bagian yang Banyak Menjadi Kendala Peserta
Gagal dalam SKD sering disebabkan kurangnya latihan dan pemahaman soal. Pada tes kesamaptaan, kendala fisik juga menjadi masalah bagi banyak peserta akibat persiapan yang kurang optimal. Latihan rutin dan perencanaan matang sangat diperlukan untuk mengatasinya.
5. Kiat Sukses Lulus Setiap Tahapan Seleksi
Menghadapi tahapan seleksi sekolah IPDN perlu strategi khusus agar dapat melewati setiap proses dengan baik dan tanpa hambatan.
5.1 Mengerjakan Soal SKD dengan Pendekatan Tepat
Mulailah mengerjakan soal TWK dan TIU dari yang paling mudah agar hemat waktu. Gunakan teknik eliminasi jawaban pada bagian TKP untuk memilih opsi yang paling mencerminkan sikap profesional dan tepat.
5.2 Kelola Waktu Ujian dengan Cermat
Hindari terpaku lama pada satu soal sulit. Catat soal tersebut dan lanjutkan ke soal lainnya. Pastikan semua soal terjawab sebelum waktu ujian habis agar nilai maksimal dapat diperoleh.
5.3 Persiapkan Kesehatan dan Psikotes Sejak Dini
Lakukan latihan fisik seperti lari, push-up, dan sit-up secara rutin untuk menghadapi tes kesamaptaan. Selalu latih mental dengan mengerjakan psikotes dan jaga pola istirahat supaya kondisi tetap prima saat hari tes.
5.4 Tips Menghadapi Wawancara
Wawancara merupakan kesempatan menunjukkan motivasi dan kepribadian yang sesungguhnya. Latih diri menjawab pertanyaan umum dengan jujur dan jelas, serta tampilkan sikap percaya diri dan sopan selama proses wawancara berlangsung.
Baca juga: Strategi Menghadapi Tes Wawancara Sekolah Kedinasan
Untuk pendalaman latihan soal dan pembahasan lengkap, kamu dapat menggunakan platform seperti JadiSekdin yang menyediakan modul belajar dengan sistem CAT interaktif serta simulasi tes realistis. Ini sangat membantu mengenal pola soal dan memantau kemajuan belajar secara efektif.
Mini FAQ
Kalau belum pernah ikut psikotes, bagaimana cara mempersiapkannya?
Mulailah dengan latihan soal psikotes online secara rutin agar terbiasa dengan pola soal dan waktu pengerjaan. Pahami jenis pertanyaan mengenai kepribadian dan kemampuan berpikir kritis secara sederhana.
Apakah nilai SKD bisa diulang jika gagal?
Biasanya SKD hanya dapat diikuti sekali per periode seleksi. Oleh karena itu, sangat penting untuk mempersiapkan diri dengan matang agar tidak kehilangan kesempatan tersebut.
Bagaimana jika kurang siap fisik untuk tes kesamaptaan?
Mulailah latihan kebugaran secara bertahap jauh sebelum tes dengan rutin berlari serta melakukan latihan kekuatan. Jaga pola makan dan waktu istirahat agar kondisi fisik tetap optimal saat hari tes.
Apakah jurusan SMA mempengaruhi peluang lolos sekolah IPDN?
Sekolah IPDN menerima peserta dari berbagai jurusan selama memenuhi persyaratan administrasi. Fokus utama adalah memperkuat penguasaan materi SKD dan kesiapan fisik, karena hal tersebut yang paling menentukan kelulusan.
Ringkasan
Menghadapi seleksi sekolah IPDN memerlukan pemahaman mendalam terkait tahapan seleksi dan materi ujian yang akan dihadapi, mulai dari administrasi, seleksi SKD berbasis CAT, hingga tes lanjutan seperti kesehatan dan wawancara. Strategi belajar yang terstruktur serta latihan soal secara konsisten adalah kunci utama untuk meningkatkan peluang kelulusan.
Selain penguasaan materi akademik, persiapan fisik dan mental juga sama pentingnya. Disiplin dalam belajar, menjaga kebugaran tubuh, dan berlatih wawancara secara berkala akan memudahkan kamu menghadapi tes dengan rasa percaya diri. Terus pelajari materi secara bertahap dan gunakan sumber belajar terpercaya supaya impian lolos sekolah IPDN dapat tercapai.


